banner-ads

Ketika Ducati mengumumkan bakal merilis model terbaru dari keluarga scrambler, semua pecinta motor sangat menunggunya. Tapi mereka mendapatkan jawaban yang menyedihkan ketika mendengar pabrikan asal Bologna itu merilis scrambler berkapasitas mesin hanya 400cc.

Banyak pihak menganggap itu merupakan masa tergulingnya sang raksasa Italia. Sangat mudah untuk melupakan bahwa Ducati telah membangun sejumlah monster untuk membunuh mesin-mesin kecil di jalanan.

Berita tersebut hanya terdengar indah karena mereka meluncurkannya di Barcelona, di tengah banyaknya lukisan dan berbagai karya seni lainnya. Tapi ada cara lain untuk mengobati kekecewaan itu. Adalah Anvil Motociclette yang membangun Ducati tersebut menjadi scrambler asli. 

"Kami mengubah Ducati seolah-olah berada di dunia motocross yang modern, membawa kebiasaan para pengendara pada era 70'an," kata San Marco.



Mereka mengubah subframe baru dengan sedikit lebih lebar. Efeknya, motor tersebut kini terlihat lebih besar pada bagian belakangnya.

Tapi untuk benar-benar menangkap tampilan dan nuansa masa lalu, tangki bahan bakar juga diubahnya. Mereka membentuk garis sesuai dengan frame, jadinya memang lebih pipih.



Ini menjadi kemenangan pada sebuah motor berkapasitas 400cc. Terlihat vintage dengan grafis simple dan jok kulit berwarna putih.

"Setang memakai gabungan antara bentuk klasik yang biasa digunakan dalam kompetisi di gurun Amerika. Semua sistem pengereman standar diganti dengan caliper Brembo," tukasnya.