Gilera Extra Rossa, Ketika Modifikasi Berpadu Dengan Seni

LAZONE.ID - Sebuah karya yang bernilai tinggi

Ketika melihat sebuah hasil modifikasi yang ciamik, bayangan orang-orang pasti tertuju pada bengkel modifikasi profesional dengan budget tinggi dan jam kerja penuh fokus pada motor tersebut. Soalnya, membangun sebuah motor dan merombaknya jadi sebuah karya seni butuh waktu yang lama dan biaya gak sedikit dalam pengerjaannya. Terlebih kalau motor tersebut adalah motor jadul seperti Gilera Extra Rossa 175 yang dirilis pada tahun 1957 ini.

Tapi Bro, motor ini ternyata bukan hasil karya sebuah bengkel profesional. Melainkan hasil dari keuletan seorang penggemar motor dengan full-time job asal Australia, Edi Buffon. Meski dirinya punya full time job, Edi juga menyisihkan waktunya sebagai part time builder.

Meski kelihatannya pria tersebut gak punya banyak waktu, dirinya berhasil bikin sebuah karya modifikasi dengan citarasa seni yang tinggi.



Edi mengakui bahwa dirinya gak punya sketsa sebagai gambaran awal untuk motor yang dia kerjakan ini. Dirinya terinspirasi dari motor hill climber dan memutuskan untuk membangun dengan gaya tersebut.

Frame motor ini dibuat dari mild steel, jenis baja yang terdapat pada bahan bangunan. Alasan Edi menggunakan jenis ini adalah dirinya ingin membuat motor dengan frame ekstra tangguh meski terlihat minimalis. Material ini juga digunakan pada bagian handlebar serta beberapa part lainnya yang ada di bagian depan.



Setelah selesai membuat frame, Edi melanjutkan proyeknya dengan membuat tangki bensin. Tangki bensinnya pun mengambil tema tahun 1950an, era yang sama dengan waktu motor asli ini dibuat.

Bagian tangki bensin ini dan fender diberi warna hitam dengan teknik powder coated dan menghasilkan permukaan yang bertekstur, membuatnya kontras dengan frame yang terlihat lebih mengkilap.

Begitu pun dengan bagian knalpot yang ditempa sendiri. Setelah membentuknya sedemikian rupa, Edi mewarnainya dengan powder coat berwarna hitam.

Semua pengerjaan motor ini emang murni buat tujuan seni. Meski masih bisa dikendarai, orang yang menaikinya bakal sedikit kesulitan. Salah satunya adalah karena Edi menghilangkan bagian kickstarter demi nilai estetis.



Gimana Bro tanggapan lo tentang modifikasi motor untuk tujuan seni seperti ini?