Melihat hasil luar biasa itu, mereka pun semakin percaya diri. Gunnar's kini membangun Triumph Speed ​​Triple 1050!

Motor asal Inggris itu sebenarnya sudah begitu keren. Tampilannya street fighter, petarung jalanan yang punya gaya khas.

Tapi di tangan Gunnar's sang petarung berubah. Gaya street sedikit dipoles menjadi cafe. Caranya, mereka hanya mengubah bagian belakang motor.

Sub frame dibuat lurus dengan frame, sebuah gaya cafe racer. Jok pun diubah menjadi single seater. Tapi kesan fighter tak dihilangkan. Terlihat dari kaki-kaki kekar dan frame bawaan pabrik.
 
 
 
Sebuah fairing ditambahkan untuk memperkuat kesan retro. Fairing itu dibuat dari serat karbon, diukur sedemikian rupa untuk menutupi bagian kemudi saja, sementara mesin besarnya tetapi dibuat telanjang.

Meski tampil retro, kesan Triumph Speed ​​Triple 1050 tetap saja tak bisa dihilangkan. Bisakah karya Gunnar's itu kembali menjadi buah bibir?