Ini Baru Sadis Bro, Kawasaki H2 Dibawa Ke Era 80'an

LAZONE.ID - Wrenchmonkees membangun ulang motor paling modern saat ini. Apa Jadinya?

Jika ada motor yang paling kencang sejagat untuk saat ini, itu adalah Kawasaki Ninja H2 supercharged. Motor yang sempurna dari sisi mesin hingga visualnya.

Namun Per Nielsen dan Nicholas Bech sepertinya tak cukup puas dengan mengagumi motor itu saja. Mereka mengajaknya menembus era 80'an.

Mereka memang menyukai gaya motor balap dengan bodywork chunky, terlihat retro dari luar dan sangar di dalam. Itu merupakan karya Wrenchmonkees yang spektakuler.

Untuk proyek ini mereka bekerjasama dengan REV'IT! Sebuah apparel yang tahun lalu bikin kejutan dengan motor H2 itu. Mereka bekerjasama dengan pembalap Kenan Sofuoglu mencoba motor tersebut di jalanan mencapai kecepatan 400 km/jam.

Wrenchmonkees benar-benar tak mempermasalahkan kinerja motor itu, tapi gaya futuristiknya masih belum bikin mereka puas. Seperti motor-motor lainnya yang pernah mereka bangun, Wrenchmonkees membuat motor itu terlihat mentah dan gelap.

Mereka membuatnya lebih sulit untuk dijabarkan. Hasilnya memang banyak yang dikorbankan, namun penampilan superbike tersebut kini benar-benar berubah.



Mulai dari depan, mereka melengkapi fairing dengan Kawasaki ZX-7R yang dimodifikasi. Perhatikan baik-baik, dan lo bakal melihat bagian aluminium buatan tangan yang tersembunyi di setiap sisinya. Di sebelah kiri merupakan saluran udara yang memberi asupan untuk udara. Di sisi lain, ada banyak sekali kabel yang mereka urut kembali.

Tangki bahan bakar juga diganti. Lalu mereka juga membuat subframe aluminium yang dibuat untuk menahan bagian belakang buntut. Sisanya, ada beberapa bingkai yang diubah, seperti braket baru untuk peredam kemudi.

Wrenchmonkees juga memberikan serangkaian update lezat pada motor tersebut. Meski mesinnya tak tersentuh, mereka memakai SC-Project pada saringan udara Sprintfilter.

Suspensi depan dibangun ulang dengan internal Hyperpro yang kini 15 mm lebih rendah. Swingarm tubular buatan GIA Engineering menempel di belakang terhubung dengan shock Hyperpro yang disesuaikan sepenuhnya.



Satu set velg magnesium Dymag CH3 terlihat menyala di bagian kaki-kakinya. Ban memakai Dunlop GP Sportmax dengan rem cakram di kedua sisi milik Beringer.

Dengan garis retro, bingkai dan velg berwarna putih motor ini benar-benar mengancam. Jangan lupa, tenaganya kini bertambah menjadi 198 hp, dengan berat motor yang menurun drastis dari 238 kg, menjadi 219 kg.

Lo bisa mengendarainya untuk mencari sarapan pagi, itu pun jika lo cukup berani!