Mesin 2-tak telah ada selama lebih dari satu abad. Sudah disuntik mati, tapi mesin itu belum terkalahkan.

Pada intinya, 2-tak adalah mesin sederhana yang bekerja sangat baik. Tapi ketika teknologi motor 4-tak meluncur, itu menutup celah pada 2-tak hingga lenyap.


Foto : istimewa

Baca Juga: Motor Listrik Lokal Jadi Omongan Dunia

Kelemahan utama 2-tak adalah emisi. Meski bagi pemiliknya, motor 2-tak mudah dipelihara.

Apa yang membuat mesin itu lebih mudah dirawat adalah fakta hanya membutuhkan tiga elemen utama untuk pembakaran yaitu, udara, bahan bakar dan percikan api.


Foto : istimewa

Bahan bakar dan oli terintegrasi, jadi tidak ada penggantian oli, dan lo bisa mendapatkan power stroke setiap dua siklus tenaga, bukan 4 kali, sehingga dapat berputar jauh lebih tinggi, lebih cepat, dan lebih keras.

Dengan campuran minyak dan bahan bakar, tidak perlu pompa minyak/sistem pelumasan. Hanya butuh katup yang memungkinkan udara masuk, kemudian busi hanya menyalakan campuran bahan bakar, gas yang terbakar akan mengalir keluar dari knalpot ke ruang ekspansi. Ini juga merupakan proses yang cukup efisien, sehingga sebagian besar desain 2-tak juga tidak memerlukan pendinginan.


Foto : istimewa

Hal yang benar-benar membuat menonjol adalah cara membuat kekuatan, beberapa akan membencinya, dan yang lain akan menyukainya, tetapi itu adalah ciri khasnya.

Jadi jangan heran, masih banyak yang cinta dengan mesin jadul tersebut. Tapi lagi-lagi, ingat emisi!