Moto Guzzi Kaffee Maschine

LAZONE.ID - Motor yang tak cuma tampil klasik tapi juga menuangkan hati dan jiwa.

Kaffee Maschine dari Jerman memang selalu menuangkan hati dan jiwa ke dalam pembuatan motor klasik yang dipesan oleh klien. Mereka sangat memperhatikan detail setiap mesin, setiap baut dan hal kecil lainnya.

Axel Budde melakukan robekan penuh dari sisi mesin sebagai kejeniusan dan pengabdiannya. Motor cafe klasik Moto Guzzi 1981, Le Mans Mk II, kini menjadi sebuah karya menarik.



Ia mengubah bingkai lalu membuatnya rata. Tangki bahan bakar Le Mans bukanlah fitur terbaik, jadi mereka telah membangunnya dari awal. Garis sederhana namun terlihat menakjubkan, menciptakan nuansa klasik yang jauh melebihi apapun yang ditawarkan oleh Moto Guzzi.

"Klien memiliki beberapa Porsche vintage, jadi saya memilih green Porsche untuk warna utama. Dia memberi banyak masukan ke dalam desain cat dan pilihan permukaan bagian utama," ungkapnya.

Untuk mencocokkan warna tersebut, ia membuat sebuah jok kulit dengan warna alami. Lampu depan dibuat sederhana dengan perpaduan lampu belakang yang juga vintage.



Klien menginginkan sebuah paket kuat dengan mesin yang bagus dan hasil visual yang terlihat menarik. Ubahan pada mesin pun tak sedikit demi meraih hasil maksimal.

Bagian suspensi juga mengalami banyak ubahan meski memakai part bawaan pabrikan. Tak ketinggalan sistem pengereman menjadi fokus utama untuk keselamatan.

"Dengan darah pembalap, tak mungkin untuk meninggalkan pengereman. Di depan garpu pabrikan telah benar-benar dirombak. Satu set tabung baru dipasang sebagai peredam kemudi," tuturnya.