Ada sekitar enam ribuan bahasa yang unik diucapkan di seluruh dunia saat ini. Sementara lebih dari satu perlima penduduk di dunia berbicara bahasa Mandarin
 
Tapi ke mana saja kita pergi ke seluruh penjuru dunia, Moto Guzzi sepertinya menjadi bahasa yang universal. Meski Ducati menjadi raja pabrikan di Italia saat ini, tapi Guzzi tak menjadi bagian penting dalam perkembangan motor di sana.
 
Setiap pemakai Guzzi meski berbicara dengan bahasa apapun, mereka tak akan memakainya dengan rasa ragu. Mesin konfigurasi V dengan sedikit rekayasa yang unik dipadukan dengan keindahan mekanik menjadikan Guzzi sebagai lagu yang indah.
 
 
Bahasa universal itu kemudian lebih dikerucutkan salah satunya oleh Officine Rossopuro. Ia mengubah Moto Guzzi menjadi sebuah cafe racer yang cukup jauh dari pasaran.
 
Rumah modifikasi itu memberikan nama Ritmo Veloce 850 untuk motor yang dibangunnya itu. Ritmo Veloce berarti ada hubungannya dengan musik.
 
 
Frame yang keren dipadukan dengan mesin besar di kedua sisinya menjadikan motor tersebut begitu kekar. Konstruksinya terlihat kaku, terlihat lebih modern dengan suspensi yang nyaman.
 
Desain tangkinya juga sedikit mencolok dengan bagian depan terlihat besar sementara untuk para biker bakal tetap nyaman karena dibuat lengkungan pada posisi kaki. Tapi sayang sekali, berat motor ini sekitar 260 Kg. Sebuah Guzzi memang harus ditunggangi agar bisa dipahami. 
 
"Aku tak suka motor yang keren dilihat tapi kemudian tak dapat digunakan untuk perjalanan jauh," katanya.