Pada era 80'an semua orang seperti terobsesi dengan motor. Bahkan, ingatan itu terbawa hingga sekarang.

Adalah Michael Lind yang mengaku punya tetangga yang begitu mencintai motor. Dia didorong memori itu, sebuah ingatan ketika ia diminta membaca sebuah majalah motor.

Hampir seluruh tetangganya mengagumi karya-karya dari BMW. Dengan bentuk retro, BMW juga muncul dengan mesin yang super.

Tapi, kali ini Michael bukan membangun sebuah BMW. Ia justru lebih tertarik membangun Moto Guzzi SPII. Sebuah mereka yang dianggap sebagai bapak dari motor-motor Italia.

Sebuah bingkat tabung baja dicaplok dengan tampilan kokoh. Didorong teknologi mesin V-Twin, motor itu pun semakin sangar.

Beberapa bagian dibiarkan terbuka. Itu juga yang membuat motor tersebut terlihat lebih kekar. Dari tangki bahan bakar juga melalui ubahan cukup banyak.

Subframe terlihat lebih pendek agar para pengendara duduk penuh dengan sempurna. Untuk mengimbangi bodywork yang retro, ia juga membuat jok kulit yang terlihat vintage.

Agar berat motor semakin enteng, Michael pun menambah beberapa part. Seperti salah satunya garpu depan up side down yang selain ringan juga punya kekuatan bagus.