Produsen otomotif Korea, KIA tidak mau ketinggalan dalam persaingan mobil listrik. KIA pun langsung mempertimbangkan untuk bisa memperkenalkan crossover listrik Niro.

Dipilihnya Niro berbekal listrik bukan tanpa alasan, karena KIA menilai Niro menjadi model yang tepat untuk bisa bersaing di segmen mobil listrik. Terlebih saat ini Niro masih menggendong mobil sistem hybrid.

"Kami sudah meluncurkan Niro (hybrid) di Eropa dan Amerika Serikat. Tapi kami harus memenuhi peraturan emisi. Jadi kami melihat studi kelayakan untuk mengembangkan Niro bertenaga listrik," kata Chief Operating Officer KIA Motors, Tae-Hyun Oh.
 


Meski belum jelas spesifikasi apa yang bakal ditawarkan, KIA Niro dikatakan akan menggunakan platform Hyundai Ioniq. Dan jika dilahirkan nanti, KIA Niro akan dibekali dengan baterai lithium-ion polymer 28 kWh yang bisa menjangkau jarak hingga 250 kilometer.

Kabarnya KIA akan resmi memperkenalkan Niro versi listrik pada tahun depan.