Rahasia Dibalik Pembuatan Motor Triumph Vintage Bobber

LAZONE.ID - Pengerjaannya butuh dedikasi tinggi dan detail yang gak main-main, Bro.

Kadang butuh perjuangan yang besar buat bikin sebuah modifikasi motor yang sangat bagus. Selain itu, butuh ketekunan luar biasa juga untuk menghasilkan sesuatu yang presisi, dan juga indah saat dipandang.

Hal-hal tersebut ada pada motor yang satu ini, Bro.

Manitz Venter pemilik bobber Triumph ini menghabiskan 4 tahun buat membangun dan menghasilkan motor bobber vintage ini. Meskipun dinamai Triumph, banyak banget part yang digunakan di motor ini bukan hasil pabrikan Triumph.

Bahkan ini adalah salah satu bagian yang paling sulit buat Venter. Soalnya, dirinya harus berkeliling ke beberapa negara buat dapetin part yang dia mau. Hal yang bikin dia kesulitan buat mencari part adalah, Venter pengen bukan cuma tampilannya yang vintage, tapi juga part yang digunakannya.

Manitz Venter sendiri tinggal di Afrika Selatan dan membuka usaha sebagai trader motor-motor tua dan juga bikin modifikasi. Mungkin hal inilah yang jadi inspirasinya bikin motor tersebut.

Pertama, mesin yang digunakan oleh dirinya adalah sebuah mesin dari motor tua BSA M20. Motor tersebut adalah motor di masa perang dunia kedua dan digunakan oleh tentara Inggris. Buat rangka motornya, Marnitz pake rangka dari Triumph dari 1940-an dan fork keluaran tahun 1930-an dari pabrikan yang sama.

Pada bagian tangki bensin, lo bisa liat sebuah tangki modifikasi dari Motor Yamaha tahun 1960-an yang gak bernama. Buat ngebentuk tangki bensin dan logo “Triumph”-nya ini, Marnitz dibantu oleh temannya yang juga punya bengkel modifikasi.

Hasilnya pun gak sia-sia deh, Bro. Dalam 4 tahun pengerjaannya tersebut, Marnitz juga harus menjaga kondisi semua part yang dirinya dapet di masa awal-awal pembuatan supaya tetap bagus. Soalnya lo bisa melihat sebuah motor “Triumph” dengan bentuk yang unik dan tampilan vintage yang kental banget. 

Ternyata, modifikasi motor itu butuh kesabaran tinggi ya, Bro? Hasilnya juga gak gak main-main karena dikerjakan dengan dedikasi yang tinggi pula.