Sejarah Mobil Anti-Kerusuhan Yang Harus Kamu Tahu

LAZONE.ID - Untuk meredam kerusuhan, banyak cara yang biasanya dilakukan oleh kepolisian, misalnya dengan melemparkan gas air mata hingga menggunakan mobil anti-kerusuhan lengkap dengan meriam air.

Demo dan kerusuhan emang bikin polisi harus bekerja extra keras. Banyak cara yang biasanya dilakukan oleh kepolisian, misalnya dengan melemparkan gas air mata hingga menggunakan mobil anti-kerusuhan lengkap dengan meriam air.

Penggunaan mobil anti-kerusuhan dengan meriam air ternyata bukan hanya dilakukan saat sekarang ini. Namun menurut beberapa sumber, mobil anti-kerusuhan mulai dipakai pada tahun 1930 di Berlin , Jerman.

Sebenarnya ngga terlalu banyak bedanya mobil anti-kerusuhan pertama ini dengan mobil yang digunakan saat ini. Sebuah truk dengan enam roda, dua untuk menompang bagian depan, dan empat roda sisanya untuk menompang bagian belakang. Dan menurut informasi, truk tersebut adalah buatan Mercedes.

Sejalan dengan sejarah mobil anti-kerusuhan pertama, maka begitu pula dengan meriam air yang digunakan. Penggunaan meriam air dinilai lebih manusiawi dan emang efektif untuk menghalau masa.

Mobil anti-kerusuhan lengkap dengan meriam air pertama kali digunakan oleh kepolisian Jerman yang bernama Bereitschaftspolizei. Yaitu semacam divisi khusus untuk menangani masalah kerusuhan dan demonstrasi. Sepertinya penggunaan mobil ini hingga sekarang emang ngga banyak berubah ya.

Dengan menggunakan mobil ini maka kepolisan Jerman yang dulu sempat dicap buruk maka sekarang lebih terkesan manusiawi dan lebih bisa menolerir. Padahal mobil ini memang dinilai paling efektif untuk meredam demo.

Jika dulu mobil ini didesain seperti truk yang membawa galon air. Maka seiring dengan perkembangan dunia otomotif, maka sekarang mobil anti kerusuhan ini bentuknya lebih keren misalnya lengkap dengan bahan anti peluru pada body hingga kemampuan menangkut air lebih banyak.