Empat tahun lalu, desainer Andrew Davidge mulai membangun sepeda listrik di garasi rumahnya di California, dibantu oleh beberapa teman. Hari ini, ia menjalankan sebuah perusahaan Silicon Valley dengan 15 karyawan, pabrik tetap di Santa Clara, dan jaringan dealer global yang membentang dari Inggris ke Selandia Baru.
Dalam dunia yang penuh gejolak transportasi listrik, itu memang sebuah cerita sukses. Davidge menempatkan produknya ke penjual sepeda dengan sebutan 'Scrambler.'
Mari kita luruskan satu hal, sepeda listrik Scrambler ini tidak dirancang untuk menggantikan Harley-Davidson Road King. Itu memang dirancang untuk sebuah kemacetan.
Dalam dunia yang penuh gejolak transportasi listrik, itu memang sebuah cerita sukses. Davidge menempatkan produknya ke penjual sepeda dengan sebutan 'Scrambler.'
Mari kita luruskan satu hal, sepeda listrik Scrambler ini tidak dirancang untuk menggantikan Harley-Davidson Road King. Itu memang dirancang untuk sebuah kemacetan.

Di dalam jantung sepeda ada sebuah baterai lithium 702 watt-jam, bertempat di atas frame dengan sebuah casing keren. Dibutuhkan sekitar dua jam untuk mengisi ulang, dengan daya jangkau 56 kilometer.
Kecepatan sepeda tersebut diperkirakan bisa menembus 20 mil per jam (32 kph). Cukup lambat meski artinya, Scrambler tersebut dapat dikendarai di jalan umum di Amerika Serikat dan Uni Eropa tanpa harus memiliki sebuah lisensi.

Oh iya, tenaga tersebut dihasilkan pada 'Street Mode'. Sementara pada 'Race Mode', sepeda tersebut dapat bergerak pada tegangan 3.000 watt yang menghasilkan 40 mph.
Spesifikasi sepeda itu adalah, frame aluminium yang ringan dengan garpu dari Colorado dengan suspensi MRP, rem cakram hidrolik milik Shimano Alfine.
