
Antilock Braking System (ABS) kini menjadi pengaman pengereman baik di motor maupun di mobil. Sistim ini bekerja jika kendaraan berada di kecepatan diatas 20km/jam, dan jika kurang dari itu, maka ABS otomatis akan mati.
Kelebihannya, ABS akan lebih cepat melakukan pengereman dengan mengunci roda jika melakukan pengereman mendadak. Pengeraman dengan ABS lebih stabil. Kalau di rem biasanya, mirip dengan cara kerja mengocok rem.
Sistem ABS memiliki empat komponen utama yaitu sensor kecepatan, katup pengereman, pompa dan kontroler. Sensor Kecepatan, akan membaca kecepatan putaran roda, sedangkan katup pengereman, yang ada di setiap jalur minyak rem, dikendalikan kontroler ABS.
Lalu pompa, yang berfungsi mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem. Yang terakhir kontroler, yang menjadi otak pengendali katup dan mengolah data dari sensor kecepatan.
Cara kerja ABS di mobil melalui sensor kecepatan, yang membaca kecepatan mobil setiap saat, lalu menyampaikan data tersebut ke pada kontroler. Untuk mobil berhenti secara normal di kecepatan 100 kilometer perjam, akan diperlukan waktu selama 5 detik dan jika pengereman normal, maka ABS tidak akan mengunci roda kendaraan. Tetapi jika pengereman mendadak maka roda akan terkunci kurang lebih 1 detik.
