Gak begitu banyak yang membicarakan tentang Suzuki DRZ400. Padahal motor ini bisa dibilang merupakan supermoto diatas 250cc yang punya harga terjangkau dibandingkan motor pabrikan lain di kelasnya. 

Performanya mungkin gak seganas motor lain, tapi bukan berarti bisa dianggap remeh ketika dipacu di berbagai medan.

DRZ400 emang cocok buat mereka yang senang dengan kegiatan outdoor. Soalnya motor ini didesain khusus untuk melibas medan-medan berat. 

Namun Sean MacDonald dari Revzilla ingin mengubahnya jadi sebuah street tracker tanpa kehilangan identitas adventure-nya.


Setelah melepas semua body yang ada, untuk membentuk bagian belakang yang lebih simple Sean memangkas subframe yang ada. Dirinya membentuk bagian subframe tersebut lebih membulat di bagian ujung.

Untuk mempertahankan citarasa adventure motor ini, Sean sedikit meninggikan suspensinya dan menggunakan roda yang lebih kecil.

Roda yang lebih kecil dan suspensi lebih tinggi bikin motor ini seakan-akan punya ground clearance lebih besar. Forks nya juga di bagian depan kelihatan seolah-olah lebih tinggi.


Untuk sedikit memberikan kesan klasik pada motor tersebut, Sean menggunakan tangki bensin dari motor Yamaha AG. Sedikit penyesuaian dibutuhkan supaya tangki bensin tersebut bisa terpasang dengan pas dan simetris dengan frame.

Meski DRZ400 dianggap gak punya tenaga sebesar motor di kelasnya, Sean tidak merombak bagian performa. Menurutnya, performa DRZ400 udah sangat cukup untuk penggunaan sehari-hari. Terlebih dirinya emang mengubah motor ini jadi sebuah street tracker untuk digunakan di jalan raya.