Beberapa dekade, Grand National Championship AMA didominasi oleh Amerika Serikat dengan motor-motor besarnya. Harley Davidson dan Indian menjadi dua merek paling terkenal ketika itu.
Tapi akhir 60'an, Triumph mulai muncul dan diperhatikan. Dengan gaya baru, tak hanya sebuah cuiser, mereka juga memperlihatkan motor tracker.
Berbeda dengan tracker yang muncl belakangan ini, dengan sebuah tangki bahan bakar yang lebih kecil lalu memiliki jok yang empuk. Semangat itu pula yang menjadi inspirasi Motociclette membuat Triumph Bonneville 900 menjadi tracker.
Tapi akhir 60'an, Triumph mulai muncul dan diperhatikan. Dengan gaya baru, tak hanya sebuah cuiser, mereka juga memperlihatkan motor tracker.
Berbeda dengan tracker yang muncl belakangan ini, dengan sebuah tangki bahan bakar yang lebih kecil lalu memiliki jok yang empuk. Semangat itu pula yang menjadi inspirasi Motociclette membuat Triumph Bonneville 900 menjadi tracker.

"Tangki diambil dari Aermacchi Sprint, diposisikan dengan pesona yang klasik. Dalam motor ini, kami harus beradaptasi dengan tangki kecil," katanya.
Pada bagian sub frame memang tidak terlalu akomodatif untuk pembonceng. Tapi, itu merupakan sebuah sentuhan keren dengan fender kuat.

Lampu belakang juga diganti dengan model vintage. Begitu juga dengan lampu depan yang dipakaikan ukuran kecil, bahkan lebih kecil ketimbang Harley 70'an.
Tracker ini terlihat kekar dengan ban Metzelder. Sementara, bentuknya memang seperti sebuah tracker army!
