Dahulu Isle of Man TT menjadi salah satu bagian dari kejuaraan dunia Grand Prix. Tapi pada tahun 70'an banyak orang memboikot lokasi di laut Irlandia itu karena punya lintasan yang sangat berbahaya.
Banyak pihak mempermasalahkan keamanan pembalap. Sehingga, sirkuit pun dipindah ke kawasan Inggris.
Meski begitu, masih ada banyak pembalap yang berkecimpung di arena tersebut sampai saat ini. Tapi berita duka terus berdatangan dari sana.
Faktor sirkuit jalanan yang berbahaya menjadi alasan utama terjadinya kecelakaan pembalap. Belum genap seminggu lalu, dua pembalap dinyatakan meninggal dunia karena terlibat kecelakaan. Tahun ini terhitung, lima orang meninggal di sana dalam balapan.

Seorang pria muda asal Finlandia, Ville Hanninen ternyata menganggap balapan di sana sangat istimewa. Tapi, ia lebih menyukai motor-motor yang tampil retro, yang mengingatkan dirinya pada Isle of Man TT 70'an.
Ia pun membuat Yamaha XV750 dengan warna yang mengingatkan semua orang pada sosok King Kenny Roberts. Warna kuning Yamaha yang dulu begitu bersejarah dengan motor 2 tak Yamaha.
Ville ingin sekali mengembalikan kejayaan itu lewat karyanya. Tapi, bukan memakai mesin 2 langkah.

Mesin V-Twin itu dipilih demi memuaskan dahaganya akan motor canggih yang retro. Frame dibuat menyerupai cafe racer yang muncul di grand prix tahun 70'an.
Dengan fairing seperempat, hanya menutupi bagian atas mesin saja. Sedangkan, bagian bawah mesin masih terlihat jelas. Keren abis!
