Perkembangan Drone ternyata gak sendirian Bro, ada imbangannya, yaitu anti-drone. Mirip ya ada yang ngembangin rudal, ada juga yang ngembangin anti-rudalnya.

Berkembangnya Drone yang meluas dan makin komplet, bikin kekhawatiran juga buat dunia hukum dan penerbangan Bro. Gimana gak, Drone yang awalnya hanya berisi kamera, kini sudah bisa berisi senjata lengkap dan kamera. Buat pengintai suda pasti gampang banget, dan belum ada undang-undang yang ngaturnya. Jadi masih bebas.

Makanya perusahaan yang disebuat dengan Battelle Inovasi dan DroneDefender telah memiliki sistem penangkalnya, anti-drone yang dirancang untuk bisa menonaktifkan Drone tanpa merusak atau meledakkannya. Bentuknya kayak senjata tembak.

The DroneDefender menggunakan pulsa radio untuk menonaktifkan drone dalam radius 400 meter. Pulsa ini mengganggu sistem komunikasi drone, sehingga drone seperti ada di luar jangkauan remotenya. Anti drone bekerja dengan memaksa drone kembali ke titik asal, atau turun perlahan-lahan, seperti mempersiapkan diri untuk mendarat. DroneDefender juga dapat mencegah ledakan dan fungsi remote lainnya.

Sistem jamming radio dipasang ke rangka senjata, walau begitu senjata anti-drone ini sangat ringan dan mudah digunakan. Mampu beroperasi selama lima jam lurus.
DroneDefender ini baru akan dijual 2016, hanya saja untuk pasar untuk pasar konsumen Amerika Drone Devender ini gak akan tersedia, karena saat ini frekuensi non-konsumen di Amerika memang gak ada, dikenadalikan oleh lembaga tersendiri.

<iframe width="646" height="332" src="https://www.youtube.com/embed/KaC5QAtBlrI" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>