Tragedi memang selalu bikin sedih. Tapi di sisi lain, tragedi seringkali terbukti ampuh mempersatukan orang. Seperti serangan teroris di Paris, membuat banyak platform dunia maya kompak merespon dengan cepat. AirBnB, Facebook, Google, Skype, Twitter dan Uber serempak memunculkan moda bencana.

AirBnB meminta semua host di Paris untuk menampung mereka yang tak punya tempat tinggal. Google menawarkan telepon gratis ke Paris via Hangouts (bersama penyedia telekomunikasi Skype, Verizon dan Sprint). Lalu Uber menurunkan tarifnya dan Twitter memberikan petunjuk untuk tinggal buat mereka yang terlantar dengan tagar #PorteOuverte.

Ini membuka mata, bahwa komunitas dunia maya pun sangat membantu dalam bencana. Fitur ini sebenarnya tidak baru, sebab pernah diuji saat topan Sandy. Sayangnya, jejaring sosial juga yang digunakan teroris dalam berkomunikasi dan ketika Eropa dan Amerika Serikat di persimpangan soal ‘menguping’ komunikasi warganya sendiri.

Apalagi Facebook, dikritik orang Lebanon yang kesal, kenapa ketika di Lebanon ada tragedi tapi tidak ada filter bendera Lebanon. Kontroversi akan tetap ada, namun ini merupakan terobosan terbaru bahwa jejaring sosial memang mampu membantu manusia yang sedang dilanda bencana.