Layar 14,5 inci, tombol live broadcast dan ultra high audio. Dijual lebih awal dari generasi sebelumnya, mulai 21 Agustus.

Samsung akhirnya mengumumkan dua produk Android high end terbarunya, Galaxy S6 Edge+ dan Galaxy Note 5 dalam sebuah konferensi pers di New York. Kedua handphone ini memiliki layar 14,5 inci dan dijual lebih awal dibanding generasi sebelumnya. Kabarnya, produk ini dijual untuk mengatasi pesaingnya handphone mid-range dari Cina dan Apple yang mengeluarkan varian dengan layar lebih besar.

Seperti Note sebelumnya, versi terbaru ini juga dilengkapi stylus, yang diklaim Samsung cocok untuk bekerja. Desainnya berkesan lebih premium, dengan pinggiran dari logam. Enggak seperti tahun lalu, tidak ada Note ‘edge’ edition.
Sementara Galaxy S6 Edge+ mengincar mereka yang menginginkan handset berukuran ‘phablet’ (phone tablet) dengan sisi melengkung. Plus dalam namanya, menunjuk pada layarnya yang 1,5 cm lebih besar dari generasi sebelumnya dan lebih tahan gores.Edge+ juga punya memori lebih besar, dengan RAM 4GB tapi prosesornya masih sama, Excynos.

Ini bedanya dengan S5 Plus, yang ukurannya sama tapi punya prosesor yang lebih cepat dibanding S5 sebelumnya. Galaxy Note 5 bisa bisa digunakan dengan casing yang sekaligus berfungsi sebagai keyboard Qwerty.
Kedua handphone baru ini juga memperkenalkan beberapa fitur baru. Seperti tombol ‘live broadcast’ di aplikasi kameranya, untuk mengirimkan video HD 1080 pixel ke Youtube. Keduanya memiliki format ultra high quality audio (UHQA), hardware baru yang artinya distorsinya lebih sedikit. Samsung Galaxy S6 Edge+ dan Galaxy Note 5 mulai dijual pada 21 Agustus.

Samsung biasanya mengumumkan produk barunya di Ifa Tech Show, Jerman yang digelar bulan September. Tapi kali ini pabrikan Korea ini membuat event sendiri di New York. Ini merupakan perubahan strategi yang membuat Samsung selangkah lebih cepat dari Apple yang baru akan meluncurkan iPhone 6s-nya pada 9 September. Tapi, sehari sebelumnya Xiaomi pun meluncurkan phablet barunya, Redmi Note 2 di Beijing.