Sejak dulu, Samsung dan Apple memang nggak pernah akur dalam hal menciptakan produk-produk berteknologi terbaru dan tercanggih. Masing-masing saling mendahului, menjegal, hingga mencoba mencari celah untuk menemukan kesalahan rivalnya.

Dimulai dari Samsung yang telah melengkapi koleksi smartwatch mereka dengan Samsung Gear S, Galaxy Gear, yang terbaru dan akan datang Samsung Gear A, hingga yang lama, Samsung Gear Live.

Sementara itu Apple baru saja menggebrak pasar smartwatch dengan Apple Watch yang terdiri dari Watch Sports, Watch, hingga varian yang termahal, Watch Edition. Keduanya saling berlomba untuk menampilkan dan ingin menjadi yang terbaik.

Tapi bagaimana kalau kedua raksasa teknologi tersebut disatukan dalam sebuah produk? Hasilnya adalah Samsung Gear Live yang menjalankan Apple Macintosh II. Samsung Gear Live merupakan jam tangan pintar dengan kemampuan yang nggak diragukan lagi. Tentunya bikin penasaran kalau melihat Gear Live menjalankan sistem operasi lawas Macintosh II yang diciptakan tahun 1987 dalam tampilannya.

Penasaran sama smartwatch ini, Bro? Tunggu dulu.. Ini bukan produk terbaru hasil kerjasama antara Samsung dan Apple. Macintosh II Smartwatch ini adalah hasil oprekan dari seseorang bernama Corbin Davenport, seorang maniak teknologi yang dulu juga memasukkan Windows 95 ke Android Wear. Walaupun cuma oprekan, tapi Macintosh II benar-benar bisa dijalankan, Bro. Lengkap dengan berbagai menu dan tombol yang tampaknya bakal susah kalau dipencet dengan jari manusia gara-gara saking kecilnya.

Davenport memporting Macintosh II ke jam tangan pintar Gear Live dengan memakai emulator, Bro. Ia memanfaatkan Mini vMac II, yang bisa didapatkan di Google Play dengan harga $1.99.

Sekarang yang tertinggal adalah kebingungan untuk menamakan perangkat wearable ini. Apakah dinamakan Samsung Macintosh II? Atau Gear M II (kependekan dari Macintosh II)? Namun, apapun namanya, tentunya smartwatch ini jauh lebih murah dan lebih klasik daripada Apple Watch.