10 Mantra Richard Branson

LAZONE.ID - Semua orang pasti pengin sukses. Kemauan dan tekad untuk berusaha itu sudah pasti. Tapi selain itu ada satu lagi yang penting, jiwa petualang.

Semua orang pasti pengin sukses. Kemauan dan tekad untuk berusaha itu sudah pasti. Tapi selain itu ada satu lagi yang penting, jiwa petualang. Ini dibuktikan sendiri oleh pengusaha sukses yang doyan banget berpetualang, Richard Branson. Pendiri Virgin Group dengan lebih dari 400 perusahaan dan salah satu orang terkaya di dunia ini punya 10 mantra sukses.


Ia mendapatkannya dari setiap perjuangan bisnis, kegagalan sampai pengalaman buruk dan near death experience di petualangan-petualangannya. “Setiap pengusaha pasti mengalami kemunduran dan kegagalan, bohong kalau enggak pernah. Yang penting bagaimaan kamu belajar dari pengalaman itu dan menggunakannya untuk bangkit lagi. Kegagalan hanya jadi akhir kalau kamu memutuskan untuk berhenti.”


Pengin sukses dan tahan banting seperti dia? Ini 10 matra suksesnya...
#1. Ikuti Mimpimu dan Lakukan Saja
Kamu akan lebih menyukai hidupmu kalau lakukan saja dan mengejar hal yang benar-benar kamu cintai. Orang-orang yang menghabiskan waktunya dengan melakukan hal yang mereka cintai biasanya adalah orang yang paling menikmati hidup. Mereka juga orang-orang yang berani mengambil risiko dan mengejar mimpi mereka.


#2. Buat Perbedaan Positif dan Lakukan Kebaikan
Kalau kamu enggak membuat perubahan positif terhadap hidup orang lain, lebih baik enggak usah terjun ke dunia bisnis. Perusahaan punya tanggung jawab untuk membuat perubahan di dunia, pada staf mereka, pelanggan mereka, semua orang.


#3. Yakini Idemu dan Jadi yang Terbaik
Yakini dirimu dan ide-ide bisnismu bahwa bisa menghasilkan perubahan antara sukses dan kegagalan. Kalau kamu enggak bangga pada ide dan yakin sama rencana-rencanamu sendiri, bagaimana orang lain bisa percaya?


#4. Bersenang-senang dan Jaga Tim
Fun itu faktor paling penting, dan sering diremehkan, dalam perjuangan meraih sukses. Kalau kamu enggak bersenang-senang dalam usahamu, mungkin itu waktunya kamu untuk berhenti dan mencoba hal lain. Kalau stafmu senang dan peduli satu sama lain dengan tulis, mereka akan lebih menikmati pekerjaan mereka dan menghasilkan prestasi lebih baik. Cari orang yang mencari sisi terbaik orang lain, bukannya mengkritik saja, dan mencintai yang mereka kerjakan.


#5. Jangan Menyerah
Di setiap petualangan yang pernah kulakukan, baik itu urusan bisnis, terbang ke berbagai belahan dunia naik balon atau balapan kapal, selalu ada momen dimana pilihan termudahnya adalah menyerah. Tapi dengan tidak menyerah, memaksa diri untuk mencoba lagi, kamu akan takjub dengan hasil yang bisa kamu capai.


#6. Bikin Daftar dan Paksa Diri untuk Tantangan Baru
Kalau kamu enggak menuliskan ide-idemu, mereka bisa saja hilang besok paginya. Tuliskan untuk menjaga tujuanmu tetap fokus, dan kamu akan takjub menyadari tantangan yang bisa kamu atasi.


#7. Habiskan Waktu dengan Keluarga dan Belajar Delegasi
Seni delegasi adalah salah satu kemampuan yang bisa dikuasai entrepreneur manapun. Kalau kamu menemukan orang yang bisa mengerjakan dengan baik hal yang kamu enggak terlalu baik, itu memberi kamu kebebasan untuk merencanakan hal lain di masa depan. Itu juga memberi kamu lebih banyak waktu untuk dinikmati bersama keluarga, hal paling penting melebihi apapun.


#8. Matikan TV dan Keluar Beraktivitas
Daripada duduk di depan TV atau komputer, matikan dan keluarlah menjelajah dunia. Ada banyak orang menarik untuk ditemui, petualangan seru untuk dijajal dan tantangan penuh prospek menjanjikan untuk diambil sehingga tidak ada waktu terbuang.


#9. Kalau Orang Bicara Buruk, Buktikan Mereka Salah
Ada orang yang bereaksi dengan memberatimu saat kamu sukses. Cara terbaik untuk menghadapinya, abaikan. Tapi buktikan bahwa mereka salah. Ada penulis yang bilang kalau Virgin Galactic itu mustahil, kami akan membuktikan itu salah saat kami berangkat akhir tahun ini.


#10. Taruh Sofa di Dapur!
Selama kamu dikelilingi orang-orang yang kamu cintai, melakukan hal yang kamu cintai, enggak penting lagi kamu ada dimana. Saat di Necker kami cenderung menghabiskan waktu kami di dapur. Kalau kamu punya kamar tidur juga, dan partner yang kamu cintai, kamu enggak perlu banyak hal lain.