5 Etika Bisnis Dari Negara Tetangga

LAZONE.ID - Setiap negara punya etika dan kebiasaannya masing-masing termasuk soal bisnis. Mempelajari hal tersebut bakal membuatmu makin mudah berkiprah di luar negeri.

Uang bisa didapatkan dari mana aja, nggak cuma terbatas di negeri sendiri. Bahkan bisnis sangat  mungkin untuk expand dan dikembangkan luar negeri. Sayangnya hal tersebut nggak bakal mudah. Alasannya karena setiap negara punya adat dan kebiasaan sendiri termasuk urusan bisnis. Pengen bisa diterima kamu harus menyesuaikan diri dengan mereka.

That’s why, pengetahuan tentang kebiasaan para pebisnis di luar negeri itu penting. Buat kamu yang udah siap-siap angkat koper dan bikin cabang usaha di negeri seberang, bekali dirimu dengan ulasan berikut.

Jepang

Jangan tunjukkan hal-hal negatif di depan kolega Jepang kamu, bahkan untuk hal sekecil pemilihan kata dalam presentasi. Mimik wajah harus lempeng dan menunjukkan kebahagiaan meskipun kamu tengah dalam mood yang nggak bagus. Bawa catatan penting ketika menjelaskan bakal membantu mereka mengerti lebih banyak.

China

Orang-orang China sering menggunakan istilah yang artinya bisa sangat berlainan. Misalnya ketika kamu mengutarakan sebuah ide dan mereka menjawab hal ini butuh investigasi lebih lanjut, maka kemungkinan besar idemu ditolak oleh mereka. Note it!

Malaysia

Negara yang katanya serumpun ini juga punya kebiasaan unik dalam bisnis. Satu hal yang harus kamu tahu adalah mereka nggak bakal menjalin kerja sama jika nggak kenal mendalam secara personal. Jika kamu serius dengan memilih negara ini, pastikan kenal dekat orang-orang yang bakal kamu ajak kerja sama.

Jerman

Negara ini dikenal sebagai empunya sience dunia. Ternyata hal tersebut juga berlaku ketika mereka melakukan bisnis. Logis, efisien dan perhitungan yang tepat adalah hal yang harus kamu pikirkan ketika memutuskan berbisnis dengan orang Jerman.

Kanada

Para pebisnis Kanada sangat memperhatikan attitude ketika presentasi. Atur movement semua anggota badanmu ketika menjelaskan ide. Gerakan berlebihan bakal membuat  mereka distracting dan akan susah untukmu merebut simpati.

Pelajari etika berbisnis mereka bakal jadi kunci pembuka untuk pintu kesuksesanmu merintis bisnis di luar negeri. Good luck, Guys!