Style

5 Manfaatnya Buat Karir

  • 06 August 2015
  • 97 views

Masih punya waktu luang di sela-sela kerja atau kuliah lo? Selain menyalurkan hobi, coba deh, isi dengan volunteering.

LAZONE.ID -

Masih punya waktu luang di sela-sela kerja atau kuliah lo? Selain menyalurkan hobi, coba deh, isi dengan volunteering. Bergabung dalam kegiatan-kegiatan sosial sukarela ini manfaatnya banyak lo. Tak hanya nambah teman atau membantu orang lain, tapi juga bisa berdampak positif dalam karis. Ini 5 alasannya.

#1.Memperluas jaringan

Volunteering memperluas jaringan personal maupun profesional. Orang-orang yang bekerja di bidang yang kita geluti sebagai volunteer, merupakan sumber yang baik mengenai peluang dan lowongan kerja, lembaga kerjasama atau orang yang mesti loe temui. Dan kalau elo punya pengalaman volunteering yang bagus, bisa saja lembaga tersebut merekrut loe.

#2.Belajar dan berbagi skill baru

Volunteering membuka pintu untuk membagikan keahlian lo dan membangun skill baru . Misalnya seorang pekerja yang membantu promosi konser, bisa menggunakan skill marketingnya untuk pengumpulan dana. Atau mahasiswa melakukan riset untuk tugas kuliah bisa bergabung dengan riset lembaga non profit.

#3.Membangun track record

Kerja non profit sangat menghargai nilai dedikasi di lingkup kerja atau isu mereka. Dengan mewujudkan nilai-nilai menjadi tindakan nyatan, kita menunjukkan pada calon perekrut atau organisasi, bahwa kita orang yang memiliki komitmen. Juga memahami, terdidik atas isu yang menjadi lahan operasi mereka.

#4.Peluang eksplorasi karir

Volunteering memungkinkan kita bekerja dengan banyak hal yang berbeda dengan yang sehari-hari kita temui, baik di kantor, kampus atau lingkungan sekitar. Kita bertemu organisasi, melakukan peran, isu yang berbeda. Voluteering ini tidak sama dengan bekerja, tapi ini bisa membuka peluang atau jaringan untuk bekerja lebih serius sebagai anggota atau staf. Banyak orang yang membangun karir serius dari kerja sosial lo.

#5.Nilai-nilai sosial

Punya pengalaman kerja sosia di resume membantu lo terlihat beda. Dari riset di Amerika Serikat, pada 2012 sekitar 65 persen lembaga non profit melihat pengalaman kerja suka rela ini sebagai salah satu poin penting. Pada 2013, angka ini meningkat lagi jadi 76 persen,

tags : entrepreneur