Dos and Donâ

LAZONE.ID - Tiap hari dilakukan, sampai kadang ada yang terlupakan. Simpel tapi pengaruhnya besar lo.

Tiap hari dilakukan, sampai kadang ada yang terlupakan. Simpel tapi pengaruhnya besar lo.

Ritual mencukur kumis dan jenggot adalah hal biasa. Bukan hal sulit buat loe, karena dilakukan hampir tiap hari. Tinggal ambil shaver atau pencukur, tempel di kumis dan dagu, geser- geser, pegang kulitnya pakai tangan kiri. Kalau sudah merasakan halus, selesai.
Padahal nggak segitu juga lho gampangnya. Perlu sedikit pengetahuan agar hasil cukurannya bagus dan aman, bersih serta sehat buat kulit. Sedikit belajar dari tukang cukur langganan yang sudah berpengalaman bertahun-tahun, boleh juga lho.

1. Sediakan waktu, tenang nggak keburu-buru

Menyediakan waktu khusus setelah mandi, atau cuci wajah sebelum melakukan pencukuran. Sebenarnya bukan hanya karena kondisi kulit sehabis mandi yang lebih lentur, tetapi juga buat persiapan alatnya. Sebelum dipakai sebaiknya dibersihkan, atau dicuci pakai air hangat juga.

2. Gunakan krim pencukur

Pemakaian krim bisa membantu melembutkan protein kulit. Usapkan busa atau krim pada kulit, biarkan selama 2 sampai 3 menit, baru dicukur.

3. Gunakan sikat

Jangan mengandalkan tangan untuk mengusapkan busa atau krim pencukur. Gunakan sikat lembut untuk meratakan ke bagian yang akan dicukur.

4. Gunakan alat cukur yang tajam

Kalau menggunakan pencukur konvensional, periksa dulu, ketajaman pisaunya. Ketajaman ini perlu supaya mudah. Tetapi yang perlu Elo pertimbangkan juga adalah model pisaunya. Kayaknya kurang perlu kalau elo selalu mempertimbangkan pemakaian dobel pisau. Seberapa lama elo pakai pisau itu, dan berapa kali harus ganti. Disamping itu pencukur dengan dobel pisau tentu lebih mahal kan dibandingkan yang satu.

5. Siapkan handuk yang sudah direndam air hangat

Jangan mengusap dengan tangan setelah memotong kumis dan jenggot. Gunakan handuk yang sedikit basah dengan rendaman air hangat. Pori-pori yang baru kena pisau cukur, terbuka. Handuk hangat ruam kuku, akan membantu mengurangi bakteri menempel ke kulit. Setelah dilap pakai handuk hangat, bersihkan dengan air dingin untuk merapatkan pori-pori kulit dan mengurangi peradangan.