Trailer tuh kayak senjata ampuh buat meyakinkan penonton. Dari trailer, lo udah bisa dapet gambaran filmnya bakal kaya gimana.

banner-ads

Cuplikan singkat itu juga jadi alat promosi buat ngejar penonton lebih banyak. Tapi, kadang ada trailer film yang bisa ngegocek penontonnya.

Nih, ada beberapa film yang trailernya malah gocek penonton:

1. Inglourious Basterds

Baca Juga: 5 Film Superhero Ini Cuma Bagus Trailernya Doang

Tarantino bikin film yang kayaknya penuh aksi dari trailer-nya. Tapi sebenernya, filmnya lebih fokus ke cerita yang keren daripada aksi.

Brad Pitt yang keliatan jadi bintang utama di trailer, eh, malah jadi background, soalnya Christoph Waltz mencuri perhatian. Trailernya bikin kita mikir Brad Pitt jadi pahlawan, tapi ternyata nggak.

2. Jarhead

Dari trailer-nya, kayaknya Jarhead bakal seru banget dengan adegan perang yang ketat. Ternyata, jauh dari ekspektasi. Filmnya lebih ke cerita di luar perang, sutradara lebih fokus ke pengembangan cerita daripada aksi perang yang dijanjiin di trailer.

3. Drive

Ryan Gosling main di film yang keliatan seru banget dari trailernya. Aksi kebut-kebutan di jalan buat melindungi ceweknya. Tapi ternyata, isi filmnya jauh dari ekspektasi penonton.

Trailernya cuma trik marketing aja buat ngejar penonton. Meski nggak jelek, tapi ada yang ngerasa tertipu dengan trailer-nya sampai harus ke meja hukum.

4. Man of the Year

Robbie William main di film yang dari trailernya keliatan tentang seorang komedian yang jadi Presiden. Tapi, filmnya nggak semanis itu. Di tengah film, genrenya berubah jadi thriller dengan konspirasi. Trailernya terlihat happy, tapi filmnya gelap.

5. Hercules

Dwayne Johnson main jadi Hercules, terlihat keren banget dari trailer. Tapi, nyatanya, filmnya nggak segahar trailernya.

Cuplikan pertarungan dengan monster dan binatang buas cuma di awal film, selebihnya cuma Hercules ngumpulin pasukan perang. Nggak se-action yang dijanjikan di trailer.

6. Collateral Beauty

Will Smith jadi bintang utama dalam film ini. Dari trailernya, kita mungkin mikir film ini bakal sedih banget. Cerita tentang kehilangan anak dan surat-surat buat Cinta, Waktu, dan Kematian.

Tapi ending filmnya bikin ngecewain. Teman-teman Howard yang tadinya kayak sahabat, ternyata picik dan pengen ngebuang dia dari perusahaan. Cerita romantis yang awalnya solid, tapi meleleh di akhir film.