Kualitas sebuah film nggak bisa dilihat dari lama atau pendeknya durasi. Kadang film yang hampir dua jam lebih malah nggak ada sisi menariknya sama sekali. Tapi, berkebalikan dengan hal tersebut, ada nih film yang cuma beberapa menit aja tapi bisa membuat sekian banyak orang melihatnya bahkan sampai berulang-ulang.

Film ini berjudul The Elevator. Konsepnya sama seperti sitkom gitu deh, hanya beberapa menit aja. Tapi bedanya, di dalamnya hampir nggak ada satu pun percakapan yang terjadi. Hanya gerakan alami yang seringkali dilakukan banyak orang. Tapi, percaya deh film ini bisa membuat kamu sakit perut.

The Elevator bercerita tentang adegan simple di sebuah lift. Ada seorang laki-laki dengan berat badan normal, menaiki lift dari lantai dasar menuju lantai ke-9. Selama perjalanannya menuju tempat paling atas tersebut, banyak orang-orang yang berbadan subur masuk satu persatu ke dalamnya.

Si laki-laki ini menyadari jika lift punya daya tampung maksimal, dan jika kelebihan muatan tentu aja bakal putus tali pengangkatnya dan semua bakal terjatuh. Agar meyakinkan hatinya jika lift tersebut aman, pria ini mulai menghitung satu persatu berat badan para penumpangnya yang di atas normal dengan kalkulator.

Laki-laki ini terkejut ketika ternyata jumlah semua orang di dalam lift tersebut ternyata melebihi batas. Tahu hal buruk bakal terjadi, kemudian pria ini berusaha melewati himpitan-himpatan agar bisa keluar dari lift. Perjuangannya hampir sia-sia ketika ada seorang lagi berbadan super gemuk akan memasuki lift tersebut. Setelah mengerahkan segenap kemampuannya, akhirnya ia berhasil lolos dari lift maut tersebut dan pindah menuju tempat satunya.

Memasuki lift tersebut, suasana aman, nggak ada orang gemuk sejauh mata memandang. Laki-laki ini pun naik dengan tenang. Tapi, ketika hampir mencapai lantai atas, nggak disangka semua orang yang ada di dalam bersin-bersin pada waktu yang bersamaan. Setelah diketahui, pria ini terjebak di antara para penderita flu babi yang ingin berobat. Apes banget ya, tapi lucunya juga ngga ketulungan.