Ada beberapa film subgenre Sci-Fi Horor. Semua diawali oleh Jeff Goldblum lewat film The Fly di era 80'an. Ada efek khusus yang detail dalam film tersebut. Belakangan itu jadi strategi yang berhasil buat menarik perhatian penonton.

Selain The Fly, ada film-film setelahnya yang muncul jadi perhatian publik:

1. The Platform

Baca Juga: In the Earth Cerita Pandemi Berbalut Horor Mengerikan



Platform ini menggemparkan dunia setelah dirilis di Netflix pada 2020. Film ini unik dalam cara memperlakukan elemen fiksi ilmiah dan horor.

Seluruh cerita terjadi dalam struktur yang disebut Vertical Self-Management Center, di mana orang ditempatkan dalam sel berpasangan, satu di atas yang lain.

Kemudian ada sebuah meja berisi makanan yang dialirkan mulai dari sel teratas. Setiap penghuni bakal bertukar tempat setiap 30 hari. Melihat itu, tentu saja semua berlomba untuk berada di 'kamar' teratas demi mendapatkan makanan paling manusiawi.



2. The Mist

Meskipun Frank Darabont dikenal sebagai sutradara The Shawshank Redemption dan The Green Mile, dia juga menyutradarai adaptasi Stephen King lainnya, The Mist. Menariknya, Darabont yang mengubah cerita akhir dari novel aslinya menjadi lebih gelap dan jelas lebih seperti film horor daripada fiksi ilmiah.

Berlatar di kota kecil Bridgton, Maine, ceritanya mengikuti seorang pelukis. Di kota tersebut, kabut aneh datang menyelimuti. Pelukis, putranya, dan beberapa warga lainnya terjebak di supermarket ketakutan, ada monster aneh yang menunggu untuk menyerang.



3. The Invisible Man

Dibintangi oleh Elisabeth Moss, The Invisible Man adalah salah satu film horor sci-fi yang sukses dari kritis dan komersial. Film ini mengikuti seorang wanita yang pacarnya baru saja meninggal karena bunuh diri.



4. A Quiet Place

Disutradarai dan dibintangi oleh John Krasinski, A Quiet Place bukan hanya film horor sci-fi, tetapi juga film pasca-apokaliptik yang merupakan campuran dari film horor fiksi ilmiah klasik dan Alien.

Berlatar di dunia pasca-apokaliptik, ini mengikuti sebuah keluarga yang mencoba bertahan hidup dengan membuat suara sesedikit mungkin karena ada monster buta berkeliaran yang hanya dapat mendengar setiap suara.