Nggak dipungkiri jika Interstellar jadi salah satu film paling fenomenal dan futuristik tahun ini. Pasalnya, banyak sekali hal-hal yang sebelumnya nggak pernah terbayang oleh manusia, tapi berhasil dimunculkan. Salah satunya adalah robot jenius bernama TARS. Yup, kamu yang udah nonton film keren ini pasti bakal paham deh dengan robot unik yang punya banyak manfaat ini.

Selayaknya manusia, TARS bisa banget untuk diajak berkomunikasi. Terlebih lagi ia juga sangat pandai bahkan mungkin mengalahkan para profesor. Mungkin bakal keren kali ya, jika mempunyai benda unik semacam itu. Tapi, hal tersebut tentunya nggak bakal terjadi. Pengen tahu alasannya?

Robot nggak bakal bisa mengerti pertanyaan manusia

Dalam film tersebut digambarkan jika para pemeran utama bisa berbicara bahkan bercanda bersama TARS. Tapi, di dunia nyata nggak bakal tuh ada hal-hal seperti itu. Ambil aja contoh Asimo atau Honda. Dua robot ini adalah benda terbaik yang pernah dibuat manusia. Tapi, kemampuannya bahkan sama sekali nggak mendekati si jenius di Insterstellar itu.

Robot nggak bakal bisa menyelamatkan nyawa manusia

Salah satu adegan adegan paling menegangkan dalam Interstellar adalah ketika TARS mencoba menyelamatkan nyawa Brand. Nggak perlu berandai deh, hal semacam ini sepertinya nggak bakalan terjadi dalam kehidupan nyata. Masih dibutuhkan berpuluh-puluh tahun penelitian hingga akhirnya manusia bisa sepenuhnya bergantung pada robot.

Penciptaan robot canggih butuh banyak waktu dan biaya

Latar waktu yang diambil dalam film Interstellar adalah 200 tahun dari sekarang. Jadi, masih lumayan banyak waktu membuat TARS jadi kenyataan. Bahkan Messerschmidt memprediksikan jika umat manusia udah mampu membuat sesuatu yang menyerupai robot tersebut dalam kurun waktu kurang dari 50 tahun lagi.

Mengingat perkembangan teknologi yang saat ini berkembang sangat pesat. Bukan nggak mungkin TARS benar-benar mampu diciptakan.