Afgan mengumumkan album terbarunya bakal bertajuk Wallflower. Album tersebut rilis pada 9 April.

Album itu akan menjadi rilis studio pertamanya sejak 'Dekade' pada 2018. Afgan juga mengumpulkan materi baru dan lama serta interpretasi ulang dari lagu-lagu lamanya.

Afgan mengumumkan 'Wallflower' di halaman Instagram-nya. Ia juga mencatat, itu akan menjadi album global pertamanya.

Afgan menandatangani kontrak dengan label AS EMPIRE. "Album ini menandai era baru bagi saya, tidak hanya dalam perjalanan musik saya tetapi juga dalam hidup. tidak sabar untuk memperkenalkan Anda pada musik baru saya," tulisnya.



Dalam unggahannya itu, Afgan juga memperlihatkan animasi proses pengambilan keputusan memilih judul album tersebut.

"Saya mencari kata-kata untuk menamai album, lalu saya menemukan 'Wallflower'. Saya merasa itu memiliki hubungan yang bagus dan entah bagaimana berhubungan begitu banyak dengan makna di baliknya. Itu adalah deskripsi yang bagus tentang saya sebagai pribadi dan dengan memberi nama album, itu membantu saya memiliki bagian diri saya itu."

Pada bulan Februari, Afgan memulai debutnya di EMPIRE dengan single berbahasa Inggris 'Say I’m Sorry'.

“Banyak hal yang menginspirasi saya. EMPIRE mengerti apa yang saya inginkan dan mereka membantu saya beradaptasi. Saya merasa sangat terhormat bisa bekerja dengan EMPIRE dan saya tidak sabar untuk menampilkan lagu baru saya," kata Afgan.