Band Grunge Yang Wajib Didengar Selain Nirvana

LAZONE.ID - Sebagian besar band dalam daftar ini masih bertahan hingga sekarang. Walaupun tidak setenar Nirvana, musikalitas mereka mampu menyihir telinga Anda.

Talkmen.com --- Sebagian besar band dalam daftar ini masih bertahan hingga sekarang. Walaupun tidak setenar Nirvana, musikalitas mereka mampu menyihir telinga Anda.

Beberapa band ini juga lahir hampir bersamaan dengan Nirvana.

Kebangkitan Nirvana yang membawa genre baru dalam dunia musik langsung merontokkan banyak band terkenal terutama para guitar heroes. Namun, benarkah grunge adalah Nirvana dan Nirvana adalah grunge? Jika Anda berpikir seperti itu, Anda harus mendengarkan beberapa band grunge lain yang patut diperhitungkan.

Soundgarden (1988-present)

Band dengan vokalis fenomenal ini merupakan salah satu yang menjadi pionir saat bergabung dalam label rekaman yang banyak menghasilkan musisi dan band grunge, Sub Pop Records. Selain Nirvana, Soundgarden adalah salah satu nama yang dihormati dalam scene musik grunge. Karakter vokal Chris Cornell yang khas menjadi kekuatan band ini, walaupun awalnya ia bermain drum untuk Soundgarden. Album tersukses mereka adalah Superunknown, yang dirilis pada 1994 dan dikenal banyak lewat single Black Hole Sun. Mereka sempat terpecah pada 1997, setahun setelah dirilisnya album Down on the Upside. Cornell yang mencoba jalur baru bersama Audioslave dan cukup sukses, namun akhirnya Audioslave bubar setelah merilis beberapa album. Pada 2010, Soundgarden kembali berkumpul untuk menulis materi terbaru dan menghasilkan album King Animal yang dirilis pada 2012.

Songs to listen: Black Hole Sun, Live to Rise

Mudhoney (1989-present)

Mudhoney adalah band yang dibentuk oleh Mark Arm dan Steve Turner, yang sebelumnya membentuk bandgrunge lain bernama Green River. Band ini kemudian berpisah, dan dua personal lainnya bergabung dengan Pearl Jam. Arm dan Turner kemudian merekrut Dan Peters dan Matt Lukin untuk membentuk Mudhoney dan bergabung dalam Sub Pop Records. Mudhoney merilis dua buah album di Sub Pop, sebelum akhirnya bergabung dengan Reprise yang merupakan anak buah dari Warner Music. Mudhoney cukup aktif dalam merilis album, total album mereka telah mencapai delapan album dan mereka akan segera merilis album terbaru Vanishing Point yang dirilis tahun ini.

Songs to Listen:  Sonic Infusion, Pump It Up

Alice In Chains (1990-present)

Di bawah pimpinan Layne Staley dan Jerry Cantrell, Alice In Chains bergabung bersama para pionir band grungeseperti Soundgarden dan Nirvana. Alice In Chains bisa dibilang sebagai band yang paling gelap dalam angkatan awal grunge. Selain Staley dan Cantrell, bassist Mike Inez merupakan salah satu yang cukup berpengalaman karena ia pernah bekerja sama dengan gitaris Guns N’ Roses, Slash dan bergabung dalam band milik Ozzy Osbourne. Alice In Chains sempat berpisah pada 2002, setelah meninggalnya Staley akibat overdosis heroin. Cantrell menghilang setelah itu, dan ia diperkirakan cukup stress karena kehilangan teman baiknya. Beberapa band juga turut menunjukkan rasa sedihnya dengan merilis lagu tribute untuk Staley. Band Staind merilis singleberjudul Layne dan Pearl Jam merilis lagu 4/20/01. Tiga tahun setelahnya, band ini kembali terbentuk dengan personil lain untuk mengisi posisi vokal yaitu William DuVall dan kemudian merilis album Black Gives Way to Blue pada 2008. Pada 14 Mei tahun ini, Alice In Chains akan merilis album berjudul The Devil Put Dinosaurs Here.

Songs to listen: Heaven Beside You, Lesson Learned

 

Hole (1991-2012)

Saat belum bertemu Kurt Cobain, Courtney Love telah membentuk sebuah band bernama Hole bersama Eric Erlandson. Hal ini berawal dari keinginan Love yang terobsesi membentuk band yang memiliki influence dari Big Black, Sonic Youth dan Fleetwood Mac. Love bertemu dengan Erlandson dan mereka mulai mengajak dua personil lain untuk bergabung dengan Hole. Album pertama Pretty on the Inside yang dirilis pada 1991 adalah pengenalan sosok Courtney Love, yang saat itu telah menjalin hubungan dengan Kurt Cobain. Love beberapa kali kehilangan kontrol ketika melakukan konser, salah satunya adalah ketika Love membanting gitarnya dalam tur AS bersama The Smashing Pumpkins. Album kedua Live Through  This dirilis dalam masa yang sulit, yaitu empat hari setelah Kurt Cobain ditemukan tewas di rumah mereka di Seattle. Meski menuang kontroversi dalam lagu berjudul Rock Star, album ini bisa disebut sebagai awal kesuksesan Hole. Band ini dua kali mengalami hiatus namun tetap merilis album, yaitu Celebrity Skin pada 1998 dan Nobody’s Daughter pada 2010. Hole akhirnya bubar pada 19 November 2012, ketika Love menulis dalam akun twitter-nya: From now on, Hole is dead.”

Songs to listen: Celebrity Skin, Samantha

The Toadies (1994-present)

Band ini memang tidak dikenal banyak orang, namun kehebatan mereka dalam mempertahankan idealisme grunge hingga sekarang patut diacungi jempol. The Toadies muncul dengan album perdana Rubberneck, yang mengandalkan single seperti Possum Kingdom dan Mister Love. Menyusul kesuksesan Rubberneck, mereka kembali membuat banyak materi baru dan menghasilkan dua album. Namun setelah itu, Interscope Records yang tampak ragu dengan masa depan mereka akhirnya memutuskan untuk mendepak The Toadies dari perusahaan rekaman ini. The Toadies bergabung dengan Kirkland Records, dan mulai merilis tiga album yang diawali dengan No Deliverance yang rilis pada 2008, kemudian Feeler pada 2010 dan Play.Rock.Music pada tahun 2012 lalu.

Songs to listen: Possum Kingdom, Mister Love

Silverchair (1995-present)

Band ini adalah salah satu yang memiliki kemiripan dengan Nirvana: garang, diisi dengan tiga personil dan vokalis Silverchair terlihat mirip dengan Kurt Cobain dalam versi yang lebih kurus. Silverchair meramaikan kembali scene musik grunge yang mulai luntur pada 1995 dengan merilis album Frogstomp yang berisi single seperti Tomorrow dan Israel’s Son. Band asal Australia ini dicap sukses dengan album debutnya, karena menembus peringkat 10 besar di U.S. Billboard 200. Mereka kembali melanjutkan misi untuk menghidupkan musik grunge dengan merilis beberapa album yaitu Freak Show, Neon Ballroom dan Diorama. Anda mungkin akan mengenal lagu-lagu seperti seperti Anthem for the Year 2000 yang dirilis setahun sebelum millenium baru. Sayangnya, Silverchair masih menyandang sifat dasar band Australia yang sering mengalami kesulitan jika berbicara tentang masalah kesolidan sebuah band. Mereka sempat vakum dan kembali pada 2007 dengan album berkomposisi aneh. Album Young Modern tidak buruk, namun jiwa grunge mereka mulai luntur dan lagu-lagu dalam album ini dipenuhi instrumen orkestra. Setelah Young Modern, Silverchair menghilang dan sempat membuat pengumuman dalam website mereka pada 25 Mei 2011.

Songs to listen:  Freak, Anthem for the Year 2000

Violent Soho (2008-present)

Violent Soho tidak bisa dianggap remeh walau menjadi band termuda dalam daftar ini. Album demo mereka yang dirilis pada 2008 mengundang minat banyak fans grunge yang rindu dengan genre music ini. Album studio mereka yang berjudul Violent Soho dipuji banyak orang dengan musikalitasnya, mengingat band beraliran grunge murni sangat jarang muncul. Single Muscle Junkie menampilkan video klip khas grunge, lengkap dengan rambut gondrong para personil dan adegan aneh yang menampilkan para penderita obesitas. Band asal Australia ini juga merilis mini album yang berisi dua lagu Neighbour Neighbour dan Tinderbox pada 2012 lalu. Ini mungkin menjadi sinyal tentang kehadiran album baru mereka yang telah ditunggu-tunggu.

Songs to listen: Jesus Stole My Girlfriend, Neighbour Neighbour