Kenapa sih album-album yang high anticipated alias sangat diharapkan kehadirannya kadang malah harus masuk tong sampah? Gak sayang ya? Simak aja nih apa yang terjadi sama The Darkness, 24 bulan abis mereka ngeluarin album pertama yang jadi platinum, rocker Inggris ini ngeluarin album ke-2 yang judulnya One Way Ticket To Hell...And Back, yang sayangnya cuma masuk di peringkat 58 di Billboard dan terus merosot posisinya dalam 2 minggu. Nasib yang kurang lebih sama dialami oleh band asal Irlandia, Franz Ferdinand yang album pertama berhasil terjual 1 juta kopi tapi untuk album kedua You Could Have It So Much Better cuma ada 298.000 orang yang rela ngantri untuk ngebelinya. Apa ya sebenarnya masalahnya? Sebenarnya baik The Darkness dan Franz Ferdinand punya masalah yang beda. Franz Ferdinand mengalami gejala overexposed. Banyak fans yang kemudian mengira album baru mereka sama dengan album pertama dan jadi capek sendiri ngedengerin album mereka itu. Sedang The Darkness malah kebalikannya, mereka terkena gelaja underexposed. Disaat mereka ngeluarin album baru, para fans yang memang tidak terinformasikan dengan baik jadi gak siap untuk menerima album baru mereka. The Darknes juga memang nggak ngebuat publikasi besar-besaran, ga ngadain promo tur atau bahkan usaha dengan masuk acara-acara bergengsi seperti The Late Night Show With David Letterman. Selain alasan under dan overexspose tadi, ternyata masih ada juga masalah turunnya animo masyarakat untuk membeli album dan meningkatnya penjualan single karena kehadiran iPod, MP3 dan podcast. Mungkin sekarang ada trend baru, kalau dulu orang bakal bosen sama band abis album ke 5 atau 6, sekarang kondisinya udah beda. Kalau lo suka lagunya ya OK, tapi kalau nggak, ya udah masih banyak banget lagu-lagu lain yang bisa dipilih. Selain itu, kebanyakan band-band baru cuma punya 1-2 lagu bagus, nah kalau udah gini sih sepertinya mereka ga punya kesempatan di jangka waktu lama untuk bisa bertahan di bisnis musik. Gak heran abis album pertama pada masuk keranjang sampah. Sumber foto: musicmedia.ign.com