Gerrard Way: Banyak Orang Berpikir MCR Adalah Band Pemuja Kematian

LAZONE.ID - Gara-gara keunikan konsep dari The Black Parade, banyak orang yang mengira MCR adalah band yang memuja kematian.


Seperti yang kamu tahu jika salah satu band paling fenomenal di dunia, My Chemical Romance udah cukup lama bubar. Tapi, karya-karya uniknya sepertinya bakal masih tetap didengarkan oleh banyak orang. Baru-baru ini, Gerrard Way mengungkapkan pengalaman serunya menjadi bagian dari band ini dalam sebuah wawancara NME.

Gerrard mengatakan jika ia telah melakukan banyak pencapaian hebat bersama keempat temannya tersebut. “Aku benar-benar sangat bangga dengan My Chemical Romance dan aku juga begitu senang dengan apa yang telah kami capai,” ungkapnya.

Sang vokalis juga mengatakan jika lagu-lagu yang dibuat MCR berkisah tentang pemberontakan, kemarahan, semangat generasi muda dan rasa frustasi. Nggak ayal hal ini membuat jalan karir mereka di dunia musik makin diterima banyak orang, khususnya anak muda.

Pencapaian besar MCR juga berhasil dilakukan lewat album The Black Parade. Sayangnya, ada beberapa orang yang salah kaprah dengan konsep mereka saat itu yang emang unik banget. “Suasana permusuhan yang ada dalam band begitu sangat besar waktu itu. Tapi hal ini bukan berasal dari kami, melainkan orang-orang di luar sana yang berpikir jika MCR adalah sebuah band pemuja kematian, hal ini lalu memicu banyak perdebatan,” jelasnya.

Mungkin hal tersebut yang menjadi pertimbangan Gerrard untuk keluar dan akhirnya bersolo karir. Padahal saat itu MCR masih cukup tenar. Mungkin aja nih suatu saat mereka bakal tergabung lagi dan kembali membuat karya-karya keren.