Popularitas Music Store iTunes milik Apple merosot tahun ini. Paling tidak kesimpulan itu lah yang dapat diambil berdasarkan report Forrester Research mengenai tingkat penjualan yang dicetak iTunes. Benarkah hal itu terjadi? Simak penuturan majalah The Register dan Bloomberg.
    • Yang pertama, laporan penelitian Forrester didasarkan pada perilaku 181 orang dan bukan 2800 orang seperti yang dipublikasikan. 181 orang itu telah membuat sebanyak kurang lebih 2700 transaksi melalui kartu kredit. Jumlah sample yang salah itu lah yang membuat penjualan terlihat kecil.
 
    • Analisis Apple melalui firma riset Piper Jaffray mengungkapkan pertumbuhan yang kuat tahun demi tahun. Dari Januari hingga September 2005 saja, Apple berhasil menjual 10,4 juta lagu per minggu. Dan pada tahun 2006, angka itu meningkat 78% menjadi 18,5 juta lagu dalam periode yang sama yaitu 9 bulan.
    • Beberapa lable indie dan distributor download menyatakan penjualan yang meningkat via iTunes. Sebagai contoh, label CDBaby menyatakan bahwa iTune memberikan hampir satu juta dollar per bulan dari hasil penjualan, dan jumlah it uterus meningkat. Hal yang sama juga terjadi pada lable Digital Matrix.
  Lalu apa yang dikatakan Apple? Perusahaan ini masih belum berkata apa-apa, namun sudah jelas bahwa iTunes masih merupakan sumber keuntungan yang subur untuk perusahaan mereka, dan sumber musik yang banyak dicari oleh pencinta musik.