Kolaborasi Gokil Seni Tradisional dan Rock N' Roll di Konser Slank

LAZONE.ID - Bicara soal konser Slank kayaknya nggak lepas dari musik rock n roll yang keras dengan ditonton ribuan penonton yang nyanyi bareng.

Bicara soal konser Slank kayaknya nggak lepas dari musik rock n roll yang keras dengan ditonton ribuan penonton yang nyanyi bareng. Belum lagi kibaran bendera dan loyalitas lainnya adalah yang lumrah terjadi.‎

Tapi satu suguhan beda ditampilin di konser Slank Reog N Roll di Skenoo Hall Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015). Penampilan liar Slank berkolaborasi sama budaya tradisional yang kaya dari Indonesia.

Hasilnya ya nggak usah ditanya lagi, gokil banget! Konser tersebut adalah rangkaian dari konser tur 10 kota yang udah digelar sejak 9 Oktober kemarin sampe 22 November mendatang.

Jakarta jadi kota ke-3, setelah sebelumnya Slank menyambangi Makssar dan Medan. Senada sama temanya untuk mengkolaborasikan kesenian asli Indonesia dengan musik rock n roll.

Slank membawa beragam aksi ke atas panggung. Mulai dari Tari Topeng yang membuka konser, terus Reog Ponorogo, pendongeng jenaka, sama pamungkasnya adalah Kuda Lumping dalam lagu 'Bang Bang Tut'.

Band kelahiran 1983 itu menambah kemeriahan lewat lagu-lagu hits lainnya seperti 'Kirim Aku Bunga', 'Anak Mami' juga 'Sosial Betawi Yoi'. Khusus 'Orkes Sakit Hati', Slank mencampurkan dengan Tari Dayak ditambah Ondel-ondel dan ditutup dengan 'Kamu Harus Pulang'.

Kejutan muncul pas banget sebelum mereka turun panggung. Gitaris Abdee Negara, yang emang lagi rehat karena sakit muncul ke atas panggung.