Minimalis Plural dari Sore di 'Los Skut Leboys'

LAZONE.ID - Sore jadi salah satu band indie yang berhasil eksis selama lebih dari satu dekade. Sore bertahan lewat sentuhan indie pop yang dikemas manis oleh para pemain band kidal ini.

Sore jadi salah satu band indie yang berhasil eksis selama lebih dari satu dekade. Sore bertahan lewat sentuhan indie pop yang dikemas manis oleh para pemain band kidal ini.

Berdiri sejak 2004 lalu, Sore cuma baru merilis full album sebanyak dua kali. Pertama 'Centralismo' (2005) yang sempat masuk dalam list 'Five Asian Albums Worth Buying' dari Time Magazine Asia.

Kemudian album kedua Sore dirilis pada 2008 yang dikasih judul 'Ports of Lima'. Setelah itu, dua Extended Player (EP) yaitu 'Sombreros Kiddos' (2010) dan '[Sorealist]' (2013) juga sempat mengisi kamus Sore.

Nah, kamu yang pencinta Sore ada kabar gembira yang baru aja dikasih tahu mereka. Ade Firza Paloh Cs baru aja berencana merilis full album ketiganya yang dikasih judul 'Los Skut Leboys' pada 3 September depan.

Sore coba untuk tampil minimalis tapi nggak monoton. Atau kerennya, mereka nyebut konsep album 'Los Skut Leboys' adalah minimalis plural.

Ada 14 lagu yang bakal masuk dalam 'Los Skut Leboys'. Selain itu, ada juga nama Aghi Narottama, Adink Permana dan Sigit Pramudita yang ditunjuk jadi produser album terbarunya mereka itu.

Nggak cuma itu, ada juga musisi-musisi yang ikut nimbrung di album ini. Aji Gergaji 'The Milo', John Navid 'White Shoes and The Couples Company', Harry Winanto, Adra Karim dan Ricky Surya Virgana juga ikut nimbrung dalam penggarapan album ini.