
Genap 20 tahun lebih, akhirnya pelaku pembunuh John Lennon bernama Mark David Chapman udah bersiap-siap menjelang sidang kebebasannya. Setelah ditangkap ngga lama setelah si Chapman membunuh John, kemudian kepolisian mengganjar laki-laki yang ternyata fans berat The Beatles ini dengan kurungan yang dimulai sejak bulan Desember 1980.
Proses kebebasan Mark ini cenderung sulit dan alot. Pasalnya, meskipun ia telah berbuat baik selama di dalam penjara, ia selalu gagal mendapatkan remisi.
Faktor yang mempengaruhi kegagalan Chapman dalam mendapatkan remisi tersebut dilatarbelakangi oleh banyak sebab, misalnya keluarga serta fans John yang ternyata masih ngga bisa menerima kematian John dengan cara yang mengenaskan tersebut. Fans menginginkan Chapman untuk dihukum seberat-beratnya.
Seiring dengan waktu pembebasan Chapman, kemudian pengadilan New York kembali melakukan peninjauan kasusnya pada bulan Agustus ini. Mendengar hal tersebut, kemudian istri John Lennon, Yoko Ono, langsung mengajukan surat keberatan dan menginginkan agar Mark Chapman tetap ditahan.
Sampai saat ini kasus ini masih berlanjut dan Chapman tetap ditahan. Entah sampai kapan laki-laki yang diduga menjadi pengikut aliran fundamentalis ini akan mendekam dalam penjara dan bisa menghirup udara bebas.
