Perjuangan Si Lumba-lumba yang Kini Terjun ke Samudera Indie

LAZONE.ID - Siapa yang tak kenal Bondan Prakoso? Sosoknya sudah ngehits sejak masih kecil berkat hits 'Si Lumba-lumba' yang begitu fenomenal.

Siapa yang tak kenal Bondan Prakoso? Sosoknya sudah ngehits sejak masih kecil berkat hits 'Si Lumba-lumba' yang begitu fenomenal.

Memasuki remaja, Bondan sempat gabung sama grup band Funky Kopral dengan posisi sebagai bassis. Cabut dari Funky Kopral, Bondan coba dunia baru di industri musik bareng grup rap Fade 2 Black.

Kolaborasi mereka pun sukses ngelahirin sekitar empat album. Hits-hits kayak 'Ya Sudahlah', 'Keroncong Protol', 'Kita Selamanya' hingga 'Bunga' sukses ngelambungin kolaborasi itu.

Saat bareng Fade 2 Black, Bondan tergabung sama salah satu label musik ternama di Indonesia. Hingga keputusan besar dalam karier Bondan diambil saat dia udah nggak bareng lagi sama Fade 2 Black sejak 2013 lalu.

Sejak itu, Si Lumba-lumba mulai perjalan baru dengan mengambil jalur musik indiependent. Dan, nggak mudah buat Bondan ngejalanin itu semua.

Dimulai saat Bondan ngerilis album solo sebagai penyanyi indie 'I Will Survive' pada 2013. Judul itu kayak kasih semangat buat diri sendiri dengan apa yang coba diperjuangkan untuk kariernya.

Nggak berjalan lancar gitu aja, Bondan sempat terseok-seok dan putus asa nggak mau berkarier lagi. Sampai akhirnya momen kembali diraih oleh Bondan.

Karier indienya mulai mengkilap dan mendapat pengakuan. Buktinya satu piala Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2015 dikategori Artis Solo Rock Terbaik, sukses dibawa pulang Bondan. Wih keren!