Sekarang saatnya ngebahas bagian ketiga dari sequel pembicaraan soal Silverchair. Di bagian ketiga ini, kita bakal ngomongin soal Silverchair Reunited.
Saat rumor mengenai pecahnya Silverchair mulai berkembang, ketiga personilnya malahan jarang bertemu. Pastinya rumornya jadi makin gencar, Johns malah hijrah tinggal di U.K dan Joannou berpindah-pindah antara N.S.W Central Coast dan Sydney bersama Sarah McLeod pacarnya. Sementara Gillie tinggal di Bondi. Saat Johns bekerjasama dengan Mac, Joannou mendedikasikan energi kreatifnya dengan menjadi co-producer Mess Hall. Gillie engak ketingalan sibuk dengan band indie bernama Tambalane.
Tapi sibuknya mereka bukan karena ketiganya terlibat masalah, tapi yang jelas udah enggak
hang out bareng. "Putus nyambung," jelas Gillie (wih kaya pacaran aja). "Saat Dan atau Chris lagi di dalam kota kita ketemu untuk ngobrol dan minum kopi atau bir. Kami enggak berantem , kami tetap berhubungan kok," tambahnya. Bagaimanapun, harus diakui kalau nama Silverchair telah hilang dari radar untuk waktu yang cukup lama.
Kembalinya Silverchair untuk eksis tentunya enggak lepas dari keputusan Johns. Setelah album 'Dissociatives', Johns mulai mengerjakan album solonya dan seperti biasa berhasil menyelesaikan delapan lagu. Tapi lagu ini dirasakannya membutuhkan sesuatu yang lain. "Saya mulai menulis untuk album solo dan seperti biasa menciptakan sekitar delapan lagu, tapi ternyata gue mulai merindukan Ben dan Chris dan menginginkan mereka kembali," tambahnya.
Kembalinya Silverchair dimulai saat mereka manggung pada 25 Januari 2005 lalu di WaveAid. Sebelum tampil hari itu, ketiga personilnya telah lama enggak nge
jam bareng dalam satu ruangan. "Gampang melupakan asiknya saat kami main musik bertiga," ujar Gillies di WaveAid. Di hadapan 50.000 penggemarnya,
magic dari Slverchairpun kembali lagi. Johns masih tetap vokalis yang brilian
Chemistry diantara ketiganya memang terasa, meski ketiganya mungkin butuh waktu lama untuk menyadarinya. "Dengan bertambahnya usia, kami menyadari bahwa kami punya hubungan yang spesial saat bermusik. Selama tahunan gue rasa kami menyangkalnya, saatmuda dulu kami menanggap Silverchair memang begitu adanya. Tapi sekarang kami sadar, tidak semua punya hubungan seperti yang kami miliki," ujar Gillies. "Buat gue, ini adalah spesial dan gue belajar dari Tambalane. Ini sesuatu yang dibangun sepanjang waktu dan bukan hanya karena musik saja," tambahnya. (bersambung)
Sumber bahan: www.artistdirect.com