
Bahkan sebelum puncak acara pada hari sabtu tanggal 16 Agustus, tiket udah ludes terjual. Ratusan penggemar terpaksa gigit jari karena tiket yang berkisar antara Rp 500 ribu – Rp 1,5 juta tersebut udah ngga disediakan lagi. Total sekitar 12 ribu tiket terjual dalam Dreamfields yang digelar di Garuda Wisnu Kencana ini.
Siapa sangka dibalik meriahnya acara ini, ternyata ada satu hal yang bikin miris. Penjaga daerah situs Majapahit yang berada di daerah GWK ini mengaku kecewa. Lantararan ada sebuah lingga atau tempat pemujaan terpaksa harus digusur karena menempati spot yang penting untuk acara dreamfields. Ada pula patung Prabu Airlangga yang harus dipindah juga.
Salah satu penjaga yang bernama Suka mengaku jika acara yang diselenggarakan tersebut ngga sesuai dengan konsep kebudayaan Bali. Pemandangannya akan sangat timpang, pasalnya di satu sisi terlihat pesta yang gila-gilaan, di satu sisi lain ada tempat sejarah yang harus dijaga.
Apapun kegiatannya, seharusnya ngga mengorbankan hal-hal yang penting seperti itu. Mudah-mudahan hal tersebut mampu menjadi pelajaran sehingga ngga akan terulang kembali untuk yang kedua kalinya.
