Randy Blythe, vokalis band Lamb of God, baru-baru ini ditangkap dan ditahan atas tuduhan pembunuhan. Menurut laporan kepolisian Ceko, sang frontman ditahan pada 28 Juni sesaat sebelum band yang digawanginya manggung di Hard Rock. Gara-gara ini penampilan band pun dibatalkan. Pembunuhan yang dituduhkan pada Blythe terjadi di tahun 2010 ketika band tampil di Club Abaton di Prague. Menurut laporan, seorang fan melompat dipanggung yang disesaki orang hingga ia akhirnya terluka dan kemudian tewas. Pihak berwenang setempat menilai Blythe bertanggung jawab atas kematian penggemar tersebut. Juru bicara band, Maria Ferrero, menekankan tuduhan yang diarahkan ke Blythe tidak benar. Kasus tersebut pun kini dibantu oleh pengacara dan berharap sang vocalist bisa segera dibebaskan. Dalam pernyataan tertulis, Ferrero mengatakan bahwa management Lamb of God akan menyatakan pernyataan resmi pada 2 Juli mendatang seputar tuduhan yang dilayangkan kepada Randy Blythe. Mengingat belum adanya tuntutan formal yang dibuat dan masih dalam tahap investigasi, masih terlalu dini bagi tim untuk mengeluarkan statement tertentu. Ia pun menulis bahwa tidak ada perkelahian yang terjadi pada saat itu. Kecelakaan terjadi karena seorang penggemar berusaha melompati barikade sampai tiga kali hingga ia akhirnya berhasil. Penggemar yang tidak diketahui namanya ini berusaha mendekati Blythe ketika ia bernyanyi. Blythe pun mendorong orang tersebut sampai akhirnya jatuh dan mengenai kepalanya. Lamb of God tengah sibuk menggelar tur dunia untuk mempromosikan album teranyar mereka 'Resolution'. Menanggapi hal ini, band lewat akun Twitternya menulis: 'Freerandyblythe'. Source: nmebanner-ads