Talkmen.com --- Dari pekerja medis sampai entertainer. Berhubungan dengan mayat, virus, alat peledak, atau manusia lain.

Paul Maki, pelawak asal Jepang mati bunuh diri melompat dari apartemennya diduga karena depresi. Sementara pelawak asal Inggris, Tommy Cooper meninggal kena serangan jantung saat tampil diatas panggung. Beberapa tahun terakhir, Cooper diketahui mengkonsumsi alkohol dan obat tidur. Ironis. Pelawak membuat Anda tertawa, namun mereka sendiri rentan terhadap krisis. 
Ini dia 10 profesi yang paling berbahaya, beresiko secara fisik dan mental.

1. Entomolog Forensik

 

Pengelola CareerCast.com, Tony Lee, mengungkapkan bahwa entomolog forensik adalah pekerjaan yang mempelajari mengenai serangga, misalnya belatung, lalat dan biologi arthropod untuk keperluan penyelidikan polisi atas kasus kriminal, baik itu investigasi kematian hingga mendeteksi narkoba dan racun. Dengan penemuan serangga seperti itu, entomolog forensik bisa memperkirakan waktu atau tempat di mana korban mati secara tidak wajar. 

Profesi ini tidak cocok bagi penderita necrophobia (takut dengan jenazah), entomophobia (takut dengan serangga), atau hemophobia (takut melihat darah). Bagi Careercast.com, entomolog forensik patut masuk peringkat pertama sebagai pekerjaan yang paling mengerikan, bukan karena bahayanya, melainkan terkait dengan hal-hal yang ditakuti banyak orang.   

2. Pekerja tambang 

 

Mereka biasa bekerja ratusan meter di bawah tanah dan berisiko terkubur hidup-hidup bila jalur keluar-masuk ke permukaan tanah tertutup longsor. Insiden ini sering terjadi di mancanegara. 

Misalnya insiden terkuburnya 33 pekerja tambang di Chile. Mereka terkubur selama 69 hari di bawah tanah dengan kedalaman 700 meter. Beruntung, mereka semua bisa selamat. 

Tempat kerja para penambang pun sangat berbahaya. Mereka harus terbiasa berdekatan dengan bahan peledak, alat-alat berat dan berada di ruangan gelap yang sempit dan memiliki persediaan udara yang tipis. Itulah sebabnya profesi penambang tidak cocok dilakoni oleh mereka yang takut berada di ruang yang sempit (claustrophobia), maupun penderita achluophobia (takut di dalam gelap), maupun mysophobia (takut dengan kuman atau kotoran).

3. Teknisi menara pemancar

 

Tempat kerja mereka ratusan meter diatas permukaan darat. Terkadang tanpa menggunakan alat pengaman yang profesional. Jelas saja profesi teknisi menara pemancar menjadi salah satu profesi yang paling berbahaya.

Baru-baru ini ada tayangan rekaman video yang menunjukkan seorang teknisi dengan lincahnya memanjat suatu menara pemancar setinggi 1763 kaki (537,4 meter) di AS. Ada juga menara pemancar tertinggi lainnya milik stasiun televisi KVLY-TV di North Dakota, yaitu setinggi 2.063 kaki (628,8 meter). Menara-menara itu butuh perawatan manual. Maka para teknisi pun harus memanjatnya. 

Mereka yang mengalami acrophobia (takut di ketinggian) dan astraphobia (takut disambar petir) tidak akan coba-coba melamar jadi teknisi menara pemancar. 

4. Penjinak bom

 

Ngeri betul menonton film 'The Hurt Locker'. Sutradara Katheryn Bigelow cukup rinci menggambar betapa berbahayanya menjadi penjinak bom. Sedikit kesalahan membuat nyawa penjinak bom melayang, dan jarang sekali ada yang selamat dalam keadaan organ-organ tubuh tetap utuh walau sudah diperlengkapi dengan alat pengaman. Tidak heran film ini mampu meraih simpati publik dan mendapatkan enam Oscar di tahun 2010 silam. 

Penjinak bom bisa membahayakan nyawa orang lain bila mereka gagal mematikan alat peledak atau salah potong kabel pada detektor. Itulah sebabnya, penjinak bom termasuk profesi yang tidak populer. Selain dituntut sangat ahli dan telaten, penjinak bom juga harus mengandalkan intuisi yang tepat berdasarkan pengalaman dia sebelumnya atau orang lain, dan tidak bisa berlama-lama bila dia menghadapi bom waktu.  

Profesi ini tidak cocok bagi pengidap nucleomitiphobia (takut dengan bom nuklir) dan thanatophobia (belum bertindak sudah takut mati).  

5. Epidemiolog Lapangan

 

Pelaku profesi ini sudah paham dengan epidemiologi, yaitu suatu studi yang mempelajari penyebaran wabah penyakit yang berbahaya dan bagaimana pencegahan dan pengobatannya. Petugas epidemiolog lapangan ini lebih berisiko ketimbang pekerja medis tradisional, karena mereka harus berada di wilayah wabah dan berhubungan langsung dengan para penderita atau pihak yang dicurigai telah tertular suatu virus yang berbahaya.

Pada kasus-kasus tertentu, mereka diperlengkapi dengan perlindungan diri, mulai dari masker biasa hingga jubah khusus. Ini untuk menghidari risiko tertular penyakit yang mematikan. 

Mereka sangat berjasa untuk mendapat keterangan pertama dari penderita sambil menyelidiki sumber penyebaran wabah penyakit.

6. Teknisi CTS Decon

 

Acara TV macam CSI memberikan Anda gambaran tentang keriuhan di Tempat Kejadian Perkara. Namun Ada kelompok yang bertahan disana sampai proses investigasi selesai. Teknisi CTS decon ada disana untuk mengivestigasi TKP, termasuk penanganan trauma dari kejadian tersebut. 

Teknisi CTS harus berada di TKP, berkotor kotor dengan biohazards, darah yang berceceran, organ tubuh manusia, serta bahan kimia dari tempat tempat berbahaya. 

Pekerjaan ini tidak cocok bagi Anda yang memiliki ketakutan terhadap darah (hemophobia) dan mayat (necrophobia

7. Subyek Percobaan Medis

 

Karir ini agak kontroversial karena menjadikan manusia sebagai 'kelinci percobaan', objek penelitian uji klinis. Perusahaan farmasi melakukan percobaan ini secara diam diam untuk menghindari pemeriksaan otoritas kesehatan. Meski demikian, banyak orang yang merelakan diri untuk menjadi kelinci percobaan karena uangnya lumayan. Padahal resikonya besar, bisa menimbulkan cidera permanen sampai kematian. 

Anda yang takut jarum, takut darah, tidak akan cocok dengan profesi ini. Terlebih jika Anda termasuk orang yang taat hukum. 

8. Pilot pesawat Bush

 

Apa yang menjadikan profesi pilot pesawat Bush ini berbahaya ? Tidak lain adalah wilayah jelajah mereka. Umumnya mereka terbang ke daerah terpencil macam bagian ujung Alaska, atau daerah terpencil di Amerika Selatan dan Afrika. Sejumlah penelitian menunjukkan, bahwa satu dari delapan pilot pesawat Bush meninggal dalam penerbangan dalam 30 tahun karir mereka. 

Pesawat yang kecil, setiap guncangan terasa, dan medan berat membuat perjalanan dengan pesawat Bush bak naik roller coaster, diantara tebing tebing curam atau gunung salju. 

9. Teknisi Cryonics

 

Sekarang ini hanya sedikir orang yang mau bekerja sebagai teknisi Cryonics. Cara kerja Cryonics, mayat yang diawetkan dalam ruangan bersuhu sangat rendah, beku, jadi kedepannya tubuh mereka bisa dipergunakan lagi untuk keutuhan medis. Bagian tubuh yang biasa 'diselamatkan' adalah otak, kemudian diletakkan dalam wadah minus 200 derajat. Creepy!

10. Comedian

 

Komedian rentan terkena depresi karena phobia dibawah ini. Pertama, Social Phobia (ketakutan akan komentar/penghakiman orang lain), Glossophobia (phobia bicara didepan publik), Agoraphobia (takut akan keramaian). Ketakutan macam ini sangat meneror secara mental, dan berpengaruh ke pola pikir dan kepercayaan diri orang tersebut.

Mungkin diatas panggung, komedian terlihat percaya diri melontarkan joke-joke. Namun tahukah Anda, banyak dari mereka yang tidak melihat penonton karena cahaya lampu sorot yang terang 'mengaburkan' dan membuat mereka lebih tenang.