Talkmen.com --- Etika dan manner adalah hal penting yang harus diperhatikan seorang pria.

7 etika lama yang mulai memudar di kalangan generasi modern.   Menjadi gentleman berarti Anda harus menjadi seorang pria yang penuh sopan santun dan memiliki etika yang baik.

Anda pasti pernah mendengar term "kids today.." yang menyatakan bahwa generasi saat ini tidak lebih baik dari orang-orang di masa lalu. Mereka yang berasal dari generasi yang lebih senior tidak hanya berbicara tentang taste dan hal-hal seperti itu, namun juga etika dan sopan santun. Pernyataan mereka pun terkadang tidak bisa dibantah, karena banyak manner dan etika seorang pria sejati yang mulai luntur seiring berjalannya waktu.

Kembalikan jati diri Anda sebagai seorang gentleman dengan mengikuti beberapa aturan lama tentang sopan santun yang ada di bawah ini.

Membukakan pintu

 

Hal ini bisa dilakukan dalam berbagai situasi. Entah ketika Anda sedang berkendara bersama seorang wanita, atau hendak keluar atau akan memasuki sebuah gedung atau ruangan. Nampaknya, manner ini telah banyak dilupakan, namun ini bukan sepenuhnya salah kaum pria. Banyak wanita modern yang melemparkan senyum sinis ketika seorang pria membukakan pintu untuknya,entah apa sebabnya. Untuk menangkal hal ini, Anda bisa membalas dengan senyuman tulus yang membuktikan bahwa Anda sebenarnya hanya ingin menawarkan kebaikan.

Thank you notes

 

Some things will never die, people. Tidak sedikit kalangan orang yang menganggap bahwa thank you notes adalah hal yang kuno, dan anggapan tersebut salah besar. Thank you notes adalah tradisi yang dijunjung dalam sebuah keluarga yang mengerti arti kesopanan. Dulu, para orangtua akan mengajarkan anaknya tentang tata cara menulis ucapan terima kasih setelah mereka menerima hadiah Natal atau ulang tahun. Jika Anda memang menginginkan cara yang modern, e-card bisa menjadi jawabannya.

Meninggalkan pesta di saat yang tepat

 

Jika berbicara tentang party di masa lalu, orang yang diundang akan merasa terhormat dan sang pelaku yang membuat acara akan menyediakan ha terbaik untuk membuat tamunya merasa betah. Saat ini, kebanyakan orang telah kehilangan arti tentang konsep sebuah pesta. Sebagai tamu, Anda diharapkan untuk tinggal selama mungkin. Jika memang Anda harus meninggalkan pesta tersebut karena ada keperluan lain yang mendesak, Anda harus menemui sang pemilik acara dan berpamitan. Jangan meninggalkan pesta dengan alasan ingin menghadiri pesta lain atau karena terlalu mabuk.

On time

 

Keterlambatan telah menjadi culture di Indonesia, itulah yang banyak dikeluhkan oleh sebagian besar penghuni negara ini. Instead of being a b*tch about it, bagaimana jika Anda mengubah kebiasaan ini dari diri sendiri terlebih dahulu. Menjadi orang yang selalu tepat waktu adalah hal hebat. Dengan memberi contoh baik ini, bukan tidak mungkin jika orang lain menjadi segan pada Anda dan mengikuti kebiasaan ini, paling tidak ketika bertemu dengan Anda.

Etika makan

 

Ada sederet kebiasaan yang hilang dari etika makan malam. Salah satu yang paling menonjol tentu saja adalah keterlibatan social media Instagram. Kebanyakan orang telah lupa bahwa makan harus diawali dengan berdoa, bukan mengambil foto demi eksistensi dan pamer tentang menu yang akan Anda santap. Remember this: no one really cares about your meal.

Etika di jalan

 

Dahulu, orang-orang akan bersikap sangat sopan di jalanan. Tidak ada yang berbicara dengan orang asing atau memanggil nama teman dari seberang jalan. Para pria akan berjalan di sisi yang berdekatan dengan jalan utama untuk melindungi wanita. Tidak ada seorang pun yang mencoba menarik perhatian. Mungkin beberapa dari Anda masih menerapkan hal ini, maka tetaplah seperti itu.

Uang

 

Menjadi seorang gentleman memiliki banyak aturan yang gampang-gampang susah, namun akan sangat baik dan berpengaruh besar ketika dijalani. Aturan tersebut tentu saja tidak lepas dari hal-hal seperti uang, alat tukar yang memiliki sifat kompleks di dalamnya. A gentleman would have never: meminjam uang dari wanita, meminjam uang tanpa memberi jaminan akan mengembalikan secepat mungkin, membahas akan posisinya sebagai seorang dengan jabatan tinggi yang menghasilkan banyak uang.

Dengan daftar yang TalkMen berikan, tentu saja kami berharap Anda akan belajar atau memperbaiki diri dengan beberapa etika yang mulai hilang. Be good, gentleman.