Talkmen.com --- Eksploitaise kultur dan feminisme ala Hassan Hajjaj

Sisi maskulin dan feminisme dipadukan dalam seri foto berjudul Kesh Angels.

Hassan Hajjaj memiliki mata seni yang tajam dalam karya-karyanya. Yang baru-baru ini cukup menyita perhatian adalah photo exhibition yang ditampilkan di Taymour Grahne Gallery di New York, sebuah seri foto yang diberi judul "Kesh Angels".

Hassan yang merupakan pria kelahiran Maroko namun saat ini berbasis di London mengatakan bahwa ia ingin mengeksploitasi eksotisme negara asalnya tersebut, karena Maroko dikenal memiliki passion yang kuat terhadap sepeda motor.

Dengan kultur Maroko yang kuat, termasuk dengan penggunaan abaya dan hijab, Hassan mengatakan bahwa konsep biker gang tersebut memang dibuat, namun Maroko memang terkenal sebagai tempat dimana sepeda motor menjadi transportasi utama.

Tidak mengenal kalangan, mulai dari pria, wanita hingga anak-anak, sepeda motor menjadi alat transportasi utama ketika warga Maroko melakukan aktivitas sehari-hari.

Dalam banyak foto, Hassan memanfaatkan produk yang bisa ditemukan di pasar Marrakesh sebagai bingkai, sebut saja kaleng Fanta atau Pepsi yang tertulis dalam bahasa Arab. Maroko sendiri memang tidak dikenal sebagai tempat yang memiliki biker gang yang berkeliaran di jalanan, namun Hassan mampu menggabungkan sisi feminisme para wanita Maroko dengan konsep maskulin sepeda motor yang digunakan. Seri foto yang dirilisnya dipenuhi warna-warna terang dengan pakaian tradisional Maroko yang membuat karyanya menjadi pembicaraan dimana-mana karena Hassan berhasil menciptakan karya yang unik ketika kultur tersebut dipadu dengan kegarangan beberapa motorcycle yang menjadi fokus utamanya.

Berikut adalah foto-foto hasil karya Hassan Hajjaj,