Sebuah aksi solidaritas Gaza kembali ditunjukkan oleh sekelompok orang. Kali ini sebuah sekolah Yahudi tertua di Denmark yang menjadi sasarannya. Sekolah tersebut dilempari batu dan cat dinding oleh beberapa orang anti-zionis.

Menurut The Times of Israel, sekolah yang bernama Carolineskolen itu belum tahu mengenai siapa pelaku perusakan tersebut. Namun mereka mengerti apa maksud secara ngga langsung dari aksi tersebut.

Tak pelak arena perusakan tersebut, beberapa orang tua melarang anaknya untuk pergi ke sekolah. Ada pula yang ketakutan sehingga harus dipulangkan dengan segera.

Tempat yang dibangun pada tahun 1805 ini merupakan sekolah Yahudi tertua nomer dua di dunia. Dan kini temboknya penuh dengan tulisan amarah para anti-semit perihal kejahatan yang dilakukan Israel ke jalur Gaza.

Sejak serangan Israel kembali gencar dilakukan, perkembangan anti-semit juga semakin meluas. Anti-semit sendiri adalah sebuah pergerakan permusuhan yang ditujukan kepada bangsa Yahudi yang pertama kali digaungkan oleh Nazi Jerman. Gerakan anti-semit yang paling fenomenal adalah ketika Adolf Hitler membunuhi hampir dua juta Yahudi Eropa.

Semakin berkembangnya gerakan anti-semit membuat warga Yahudi di Eropa semakin ngga nyaman. Contohnya beberapa hari lalu ketika dua orang Yahudi sedang berjalan-jalan di Jerman, ngga lama kemudian muncul teriakan ‘Jayalah Hitler’. Ungkapan kekesalan tersebut pasti terdengar pedas banget ditelinga orang-orang Yahudi, sebab mereka seakan diingatkan lagi akan kejadian holocaust yang menyedihkan itu.