Merdeka.com --- Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus balik mudik akan terjadi pada hari Minggu (11/8). Sebab, awal pekan depan masyarakat sudah banyak yang mulai kembali bekerja. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono meminta Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Dinas Perhubungan untuk memfasilitasi pemudik saat arus balik. "Kemungkinan arus puncak itu hari minggu. Jadi kita tetap minta teman-teman di lapangan untuk memfasilitasi arus balik," ujar dia yang ditemui di open house Hatta Rajasa, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Kamis (8/8). Seluruh pemudik yang akan kembali ke Ibu Kota diminta agar berhati-hati. Terlebih, pada saat arus balik, truk-truk besar sudah beroperasi kembali. "Kita akan waspadai, hati-hati traffic hari Minggu truk-truk sudah boleh beroperasi," kata dia. Bambang juga meminta pemudik berhati-hati melewati jalur pantura pada saat arus balik. Karena biasanya, pada H+3 dan H+4 setelah lebaran, jalur pantura banyak tempat wisata yang biasanya dijadikan tempat berlibur para pemudik. "Di jalur Pantura banyak tempat wisata, H+3 dan H+4 biasanya orang berwisata, jadi kita waspadai," tegas dia. Untuk kendaraan besar seperti truk yang mengangkut secara overload yang melewati jalur Pantura akan diperiksa. Alasannya, truk yang kelebihan beban membuat jalur Pantura mudah rusak. "Truk tetap ada pemeriksaan, walaupun pemeriksaan tidak seketat itu, karena jembatan timbang jadi tempat beristirahat," tegasnya.