Banyak nih film fiksi ilmiah yang bercerita tentang masa depan manusia yang hancur lantaran harus berhadapan dengan robot dan AI (Artificial Intelligence). Sebut aja misalnya Terminator. Tapi, apa benar hal-hal seperti itu bakal terjadi di masa depan? Pertanyaan ini pun mendapatkan tanggapan dari CEO Pecabu, Rob Smith. Ia mengatakan, jika robot nggak bakal menjadi mesin pembunuh atau memperbudak manusia di masa depan.

Nah, berikut adalah alasan Rob.

AI bukan program pembunuh

Alih-alih menjadi pembunuh, AI malah bakal banyak sekali membantu manusia. Ia memiliki kemampuan untuk menganalisa dan membantu banyak sekali pekerjaan manusia. Jadi, sangat nggak masuk akal jika program kecerdasan buatan ini bakal merugikan manusia hingga menghancurkan masa depan seperti yang ada di beberapa film.

AI dan robot bukan benda hidup

Memang benar mereka bisa melakukan banyak hal dan dibekali kepintaran, tapi tetap aja mereka bukan benda hidup. Jadi, hampir nggak mungkin AI dan robot melakukan hal-hal negatif, kecuali ia emang diprogram untuk melakukannya.

AI tidak mempunyai ambisi menguasai bumi

Anggapan ini sama sekali nggak beralasan. Pasalnya program AI hanya diciptakan dengan tujuan tertentu sesuai dengan pencipta atau programmer-nya. Meskipun sangat mungkin bagi robot untuk memiliki kecerdasan sendiri nantinya, mereka nggak bakal mampu melakukan hal-hal di luar task yang udah diperintahkan.

Meskipun robot dan AI berkembang pesat tiap tahunnya, tapi sangat nggak mungkin untuk mereka berbuat hal-hal aneh seperti yang ditunjukkan di film-film.