Spekulasi mulai bermunculan seputar pembelian perusahaan aplikasi untuk bagi-bagi foto secara mobile Instagram oleh Facebook. Akuisisi senilai US$1 miliar yang diumumkan Senin 10 April 2012 ini dicurigai sebagai langkah Facebook untuk justru menutup bisnis yang belum seumur jagung itu. HAH, benar gak sih? Beberapa artikel yang muncul salah satunya di dailymail.co.uk, justru mempertanyakan pembelian Instagram yang baru didirikan tahun 2010 itu dengan pertimbangan bahwa Facebook kemungkinan menganggap Instagram sebagai ancaman untuk kelangsungan bisnisnya, bukan sebuah peluang. Pertimbangan ini bukannya tanpa alasan, karena sejarah akuisisi yang pernah dilakukan Facebook terhadap situs startups lebih ditujukan untuk mematikan independensi mereka dan mengintegrasikan fungsi itu dengan perusahaan induknya. Facebook dalam hal ini diuntungkan dengan mendapat keahlian dari staf baru dan paten atas produk atau layanan sekaligus menghentikan laju pertumbuhan pesaingnya dalam hal situs berbagi foto. Namun Kevin Systrom, CEO Instagram, menulis di blog perusahaan itu bahwa intinya Instagram gak bakal kemana-mana meski telah diakuisisi.   Sumber: