Merdeka.com --- Juru bicara pemerintah provinsi Badakhshan, Afganistan, Naweed Forotan hari ini mengatakan lebih dari 2.100 orang tewas akibat longsor menimpa sebuah desa terpencil di provinsi itu kemarin.

"Lebih dari 2.100 orang dari 300 keluarga semuanya tewas," kata Forotan kepada kantor berita Reuters, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (3/5).

Perserikatan Bangsa-bangsa mengatakan mereka sedang membantu sekitar 4.000 warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana yang terjadi kemarin. PBB juga menyatakan masih banyak lagi warga hilang.

Ratusan rumah di desa itu tertimbun lumpur dan bebatuan ketika hujan deras menyebabkan bagian tebing gunung runtuh.

Pejabat berwenang menyatakan masih ada risiko longsor susulan di lokasi sebelah timur laut Afganistan itu.

Tim penyelamat masih terus mencari korban di lokasi.

Kawasan sebelah utara dan timur Afganistan dilanda hujan deras dalam beberapa hari terakhir dan 150 orang tewas akibat banjir.