Merdeka.com --- Sekitar 76 tahun yang lalu seorang pilot dan beberapa krunya mencatatkan rekor penerbangan tercepat mengelilingi dunia dengan bantuan berbagai macam gadget canggih. Seperti apa ceritanya?

Pada tanggal 14 Juli tahun 1938, Howard Hughes bersama rekan-rekannya tiba di New York setelah melalui penerbangan keliling dunia hanya dalam 4 hari!

Hughes dan krunya berangkat pada tanggal 10 Juli 1938 menggunakan pesawat pengangkut Lockheed 14 yang dilengkapi dengan beragam peralatan canggih di masanya. Kebanyakan dari alat-alat tersebut digunakan untuk membuat Lockheed 14 tetap berada pada jalurnya atau mencari posisi ketika hendak mendarat guna mengisi persediaan.

Salah satu perangkat yang sangat penting adalah sebuah kompas radio yang mampu menangkap medan magnet dari kapal laut terdekat agar pesawat tersebut tidak 'nyasar' ke perairan yang berbahaya. Lockheed 14 juga dilengkapi dengan sebuah indikator periskopis terbaru, gyro-pilot atau penanda ketinggian dan jalur terbaik, hingga sebuah radio dengan sinyal transmisi kuat. Radio ini bahkan mampu menghubungkan Lockheed 14 dengan stasiun di New York.

Pesawat Lockheed 14 yang digunakan oleh Hughes pun tak kalah istimewa. Lockheed 14 juga mempunyai fitur tangki bahan bakar baru yang terletak pada sayapnya. Agar dapat terbang dengan kecepatan tinggi dan tetap stabil, Lockheed 14 dilengkapi dengan sepasang baling-balingplus mesin kembar dengan performa dahsyat, yakni Pratt & Whitney Hornet S1E-G.

Setelah mengudara selama kurang lebih 91 jam, Hughes dan Lockheed 14 melahap lebih dari 23 ribu kilometer perjalanan keliling dunia. Mereka juga tercacat berhenti di 6 titik sebelum akhirnya kembali ke New York.