Kegemaran seseorang terhadap jenis musik yang disukainya dan band favoritnya biasanya berpengaruh pada gaya berpakaiannya. Seringkali seorang fans ingin sekali bergaya semirip mungkin dengan personil band indie idolanya tersebut. Apakah itu yang disebut dengan bergaya indie? Jawabannya adalah: tidak.   Gaya berpakaian indie adalah salah satu cara bagi mereka yang ingin lari dari maraknya gaya mainstream. Artinya adalah cara kita berpakaian tidak boleh tergantung dengan gaya orang lain, walaupun itu gaya berpakaian idola kita. Jika itu dilakukan, tidak akan ada aura independen yang terpancar dari pakaian kita. Orang hanya akan melihat kita sebagai seorang imitator yang mencoba untuk terlihat keren.   Indie yang sejati adalah bagaimana kita berekspresi secara bebas tanpa harus dikendalikan oleh orang lain, baik itu persuasi maupun trend. Seorang yang bergaya indie, mempunyai selera dan gaya berpakaian yang original berasal dari pemikiran mereka sendiri. Tidak mencoba untuk terlihat seperti orang lain adalah salah satu prinsip dasar yang harus dipegang bagi loe yang ingin bergaya indie.   Kalo loe adalah fans sebuah band yang menurut loe keren, dan loe ingin seperti mereka, meniru pakaian mereka bukanlah cara yang tepat. Misalnya band favorit loe beraliran hip metal. Ini adalah gabungan dua aliran musik, yaitu hip hop dan heavy metal. Gaya berpakaian yang ditampilkan oleh band idola loe hanyalah salah satu dari sekian banyak gaya yang bisa merepresentasikan aliran musik hip metal. Loe bisa membuat kombinasi sendiri dengan menggabungkan gaya dua aliran musik ini.   Subculture indie sendiri memiliki trend sepatu, baju, celana, dan asesoris yang beraneka ragam dan bisa menghasilkan banyak kombinasi. Pokoknya dasarnya adalah jika loe ingin bergaya indie, loe harus lepas dari pengaruh orang lain dan bepikir secara orisinil dan kreatif untuk menciptakan gaya loe sendiri. [rad]   Sumber foto: indieweek.combanner-ads